Dinasti yang ada di Cina (Tiongkok) Bagian dua

Dicintai sepenuhnya oleh seseorang memberimu kekuatan, sedangkan mencintai seseorang sepenuhnya memberimu keberanian. 
kali ini saya akan melanjutkan materi mengenai dinasti-dinasti yang ada di Cina/Tiongkok bagian kedua jika sebelumnya  belum  membaca bagian pertama, dapat dilihat di link yang ada di bawah iini 👉: Dinasti yang ada di Cina bagian Pertama 

6. Dinasti Sung (960-1279 M)

Dinasti ini didirikan oleh Chau Kuang Yin, memiliki gelar Sung Thai Tsu. semenjak didiirikan dinasti inin banyak sekali mengalami ganguan dari bangsa-bangsa seperti mongolia hingga bangsa K'itan. 

ganguan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa tersebut membuat Dinasti Sung mengalami perpecahan menjadi dua bagian Sung Utara (960-1127 M) dan Sung Selatan (1127-1279 M). 

a). Sung Utara (960-1279 M)

Sama seperti Dinasti sebelumnya akibat banyanya serangan-serangan dari bangsa luar membuat Dinasti ini memindahkan ibukotanya agar terhindar dari serangan bangsa asing. Kaisar Thai Tsung memiliki cita-cita agar Cina kembali bersatu namun sebelum berhasil mewujudkan cita-citanya Thai Tsung meninggal dunia pada (976 M). 

Setelah Thai Tsung meninggal tahta kerajaan diberikan kepada anaknya yang bernama Sung Thai Tsung(976-998 M) ia berhasil menaklukan Hangchow.

Namun gangguan dari Bangsa K'itan terus saja berlanjut dan berhasil mendirikan kerajaan Liao (907-1124 M). Dinasti Tsung tidak pernah berhasil mengalahkan kerajaan Liao hingga kaisar ketiga terpaksa mengala dan memberikan Upeti kepada kerajaan Liao.

Dinasti Sung sangat lemah dikarenakan dikelilingin oleh bangsa-bangsa yang mendirikan kerajaan di sekitar kekuasaannya seperti bangsa Jurchen dari Manchuria. 

Dinasti Sung juga mengalami permusuhan dengan Bangsa Chin dan sempat melakukan perdamaian namun pada akhirnya kembali terjadi pertikaian yang membuat Dinasti Sung mengalami keruntuhan.

b). Sung Selatan (1127-1279 M)

Sejak runtuhnya dinasti Sung Utara putra dari Kaisar Sung Hui Tsung berhasil menghimpun sisa-sisa pengikut dari dinasti Sung Utara dan memindahkan lokasi ke wilayah Nanking. ia berhasil menghimpu pasukan dan mulai mendirikan kekuasaan Sung Kao Tsung (1127-1276 M). 

kemudian pusat pemerintahan dipindahkan kewilayah Hangchow dan melakukan negoisasi dengan bangsa Chin yang sebelumnya

berhasil meruntuhkan dinasti Sung Utara dan disepakati bahwa batas kekuasaan antara sungai kuning dan sungai Yangtse dan Dinasti Sung Selatan harus 

melanjutkan membayar Upeti setiap tahunnya sebanya 250.000 ons perak dan 250.000 gulungan Sutera seperti sebelumnya yang dilakukan Dinasti Sung Utara kepada kerajaan Liao.

Sekarang Dinasti Sung Selatan kepada Bangsa Ch'in. ketika kedua Bangsa Ini sudah berdamai muncul kekuatan baru dari Bangsa Mongol dibawah pimpinan Temuchin yang dikenal dengan Jenghis Khan.

kekuatan ini semakin lama semakin kuat dan buas dibawah pimpinan jenghis khan bangsa Mongol berhasil menahlukan daerah seperti Cina Utara, Turki timur, Lembah Oxus,Lembah Indus, Persia Bagian, eropa bagian Utara (Mayer, 1956).

setelah sekian lama berkuasan Jenghis Khan meninggal dunia dan kekuasaanya jatuh kepada anaknya yang bernama Ogodai dan berambisi untuk menaklukkan 

seluruh Cina dan ia bekerja sama dengan Dinasti Sung Selatan agar menghancurkan Bangsa Ch'in yang kuat dan akhirnya usaha tersebut berhasil dilakukan, Setelah Bangsa Ch'in berhasil ditaklukan

 terjadi permusuhan antar Dinasti Sung dengan Bangsa Mongol. Ogodai kemudian meninggal dan digantikan oleh Mango pada 1251 M. Mango memiliki gelar "Grand Khan" dengan arti semacam Kaisar dan berhasil ia menahlukkan dinasti Abbasiyah pada 1258 M.

Kemudian Baghdad dibawah pimpinan Hulagu Khan yang berhasil mengalahkan bangsa Allepo hingga Damaskus.Rencana lama yang berusaha dilakukan seperti menahlukan seluruh wilayah Cina 

dilakukan oleh Kubilai Khan(Nio You Lan, 1952). Kekuasaan Kubilai Khan  semakin besar dan mendapatkan gelar "Grand Khan" yang berarti Kaisar dan pada 

kekuasaan Kubilai Khan inilah Bangsa Sung berhasil di Takhlukan selama kurang lebih 5 tahun. akhirnya seluruh wilayah Cina berhasil dikuasai oleh Bangsa Mongol dibawah pimpinan Kubilai Khan pada 1279 M.


7. Dinasti Yuan (1260-1368 M)

Kubilai Khan yang berhasil menahlukan bangsa Cina kemudian mendirikan Dinasti Yuan dengan gelar Yuan Shi Chou (1260-1293 M). pada masa itu Kubilai Khan berhasil mengusai kekuasaan terluas saat itu kekuasaan itu berlangsung selama 1260 M hingga 1368 M. kekuasaan besar ini terbentang luas mulau dari 

Venesia Italia, Rusia,  Persia Hingga Mesopotamia. pada masa Kubalai Khan ini merupakan puncaknya karena setelah kekuasaan besar ini Bangsa Mongol mengalami kemunduran. pada masa ini Marco Polo berkunjung ke Cina sebelumnya juga Nicolo Polo dan Maffeo Polo pada tahun 1260 M.

Marco Polo berada di Cina selama 17 Tahun dan mengalami banyak hal hingga Marco Polo Membuat Buku mengenai Pengalamnnya berada di dinasti Yuan hal ini dituliskan dalam buku yang berjudul "Travels of Marco Polo" 

dari perjalanan inilah membuat Buku ini diketahui oleh Bangsa-Bangsa bara dan mulai tertarik dengan wilayah Timur Asia (Nio You Lan, 1952). Kubilai Khan Meninggal dunia Pada 1294 M. Sesudah kekuasaan Kubilai Khan

 tidak ada lagi kaisar-kaisar yang cakap seperti pendirinya akibatnya banyak wilayah-wilayah kekuasaanya mengalami pemberontakan dan berhasil mendirikan kekuasaan sendiri. 

Kaisar terakhir dinasti Yuan yaitu Shun Ti berhasil dikalahkan oleh jendral Chung Yuan Chan pada 1356 M dan berhasil mengambil alih kekuasaan Dinasti Yuan di Nankin. akhirnya berakhirlah Dinasti Yuan pada 1368 M.


8. Dinasti Ming (1368-1644 M)

poin penting dari dinasti ini adalah didiirkan Oleh Bangsa asli Cina tanpa ada campur tang bangsa lain. Dinasti Ming muncul setelah kekuasaan bangsa Manchu runtuh. Chu Yuan Chang merupakan pendiri Dinasti Ming.

Ia merupakan seseorang yang berasal dari kelas bawah (Petani) akan tetapi dalam kehidupannya ia memiliki pandangan yang jauh kedepan serta ia menghabiskan kehidupannya di Biara Buddhis. 

Chu Yuan Chang memiliki gelar Ming T'ai Tsu serta dikenal juga dengan nama Hung Wu ia berkuasa pada (1368-1398 M).

Ia menempatkan sekitar wilayah Nankin sebagai pusat pemerintahannya. Chu Yuan Chang memiliki keinginan yang kuat untuk membuat keadilan bagi rakyatnya serta menertibkan kondisi yang terjadi karena pada saat itu kondisinya belum stabil.

Ia juga memerintahkan pasukannya untuk menghancurkan sisa-sisa dari pasukan Mongol yang tersisa dan menetap di wilayah Karakorum. dalam beberapa tahun ia berhasil mengembalikan kejayaan bangsa Cina dan memiliki wilayah kekuasaan hingga ke Korea hingga Selatan Birma.

Setelah hal-hal yang dianggap dapat mengancam ia kuasai kini ia berusaha untuk memperbaiki sistem pemerintahan dan melakukan pembenahan diberbagai sektor. Ia juga menetapkan sistem feodal baru yang beraliran Konfusianisme.

Di setiap wilayah ia menunjuk saudara-saudaranya untuk memegang kepemimpinan sehingga mencegah

 pemberontakan yang dilakukan oleh bawahannya. Kemudian ia Juga membagi wilayahnya menjadi 15 Provinsi besar dan berjalan dengan baik sesuai dengan yang ia harapkan. 

Hung Wu nama lain daru Chu Yuan Chang meninggal pada (1398 M). dan Kejayaannya berada di puncak ketika dipimpin oleh Kaisar Yen Wang dengan gelar Ming Che'ng Tsu (1403-1424 M).

Nama lainnya ialah Yung Lo. Yung Lo memindahka pusat pemerintahan yang sebelumnya berada di Nankin  ke wilayah Peking hingga 1926 Peking menjadi pusat pemerintahan. 

Wilayah Cina sendiri belum sepenuhnya bersatu sehingga ia berambisi untuk menyatukan seluruh Cina dibawah satu komando besar dan ia berhasil 

kemudian langkah selanjutnya ia juga memperluas wilayahnya menuju Tonkin hingga Annan, karena Yung Lo merupakan diplomatik yang ulung ia kemudian mengirim ekspedisi-ekspedisi angkatan laut menuju Kamboja,Cochin, Thailand, Sumatera, Jawa, India hingga Sailan.

Tujuan dilakukannya ekpedisi ini untuk menunjukkan dominasi Cina dan menyebarkan paham serta kekuasaan Cina serta melakukan hubungan diplomatik. Salah satu tokoh yang terkenal yaitu Laksamana Cheng Ho serta Ma Huan. 

Setelah Yung Lo meninggal pemimpin kekuasan selanjutnya Ming Yen Tsung masih memiliki kekuasaan yang sama hebatnya dengan pemerintahan sebelumnya. Akhir dari kekusaan

dinasti Ming mulai terlihat ketika Ming Ye Tsung meniggal karena tidak ada lagi Kaisar yang memiliki kecakapan serta wibawa sehingga kekuasaan dinasti Ming 

Mulai melemah selain itu juga banyaknya ancaman dari luar yang membuat Dinasti ini semakin melemah. Jepang berusaha mengalahkan kekuasan dinasti Ming dipimpin oleh Hideyoshia mengambil alih kekuasaan dinasti Ming di Kore 1592-1597 M.

Serta bangsa Manchu yang mulai melakukan serangan ke berbagai wilayah di Cina. Selain itu Fransiscus Xaverius menyebarkan agama Kristen yang membuat ajaran semakin berbeda pemahaman sehingga Dinasti Ming akhirnya runtuh dan digantikan oleh dinasti Manchuria yang berhasi mengambil alih kepemimpinan di daratan Cina.


10. Dinasti Manchuria (1644-1912 M)

Dinasti Manchuri merupakan dinasti asing yang didrikan oleh bangsa Manchu. Dinasti ini dikenal juga dengan dinasti Ch'ing dan merupakan dinasti yang paling lama 

berkuasa di Cina dengan kekuasaan 3 abad lamanya. Kaisar yang terkenal pada dinasti ini seperti K;ang Hsi dan Ch'ien Lung. Wilayah Kekuasaanya sangat luas meliputi

seluruh Cina,Nepal, Birma, Laos, Siam, Annam, Korea hingga Ryukyu. pada Dinasti ini juga perkembangan yang terjadi di China berkembang  dengan pesat. 

Era ini juga dikenal dengan Kemakmuran Cina dari abad ke XVII-XVIII M. pada masa ini hubungan dagang dengan bangsa eropa berjalan dengan baik.

Namun setelah sekian lama memipin faktor-faktor yang mebuat dinasti runtuh mulai terlihat seperti Pemberontakan yang dilakukan oleh T'si Ping, Eksploitasi Negara 

asing terhadap Cina karena pada masa ini pemerintah Cina mebiarkan orang Asing untuk datang ke Cina, Ancaman dari Jepang, Gerakan Teratai Putih, Serta perang

Candu dan berbagai ancaman lainnya sehingga kekuasaan dinasti ini juga semakin lama mulai memudar terutama kepercayaan dalam Negerinya karena  membiarkan bangsa Asing datang ke Cina 

Akibatnya wilayah cina terbagi-bagi karena pengaruh bangsa barat yang datang sehingga membuat kerutuhan dinasti ini semakin nyata. akhirnya pada 1911 M Dinasti Manchu runtuh akibat berbagai faktor tersebut.

Referensi Buku Sejarah Asia Timur 1 oleh Dr. Leo Agung S, M.Pd.

Demikian Materi mengenai Dinasti yang ada di CIna-Tiongkok semoga Bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel