Kedatangan Bangsa Portugis Ke Indonesia latar belakang sejarah kelam Nusantara

kedatangan bangsa portugis ke indonesia

Tuhan tidak akan merubah nasib suatu bangsa sebelum bangsa tersebut merubah nasibnya sendiri

Latar Belakang Kedatangan Portugis ke Indonesia

Bangsa Portugis merupakan bangsa pertama yang datang ke Indonesia dan berusaha untuk untuk mendapatkan sumber rempah-rempah yang sangat dibutuhkan oleh bangsa Eropa pada saat itu, sehingga Portugis harus bersaing dengan bangsa lain salah satunya Spanyol sekitar abad ke 16 M.

Portugis dan juga bangsa Eropa lain berlomba-lomba untuk mendapatkan "As llhas do Cravo" yang berarti kepulauan cengkeh yang pada saat itu sangatlah bernilai harganya dan dibutuhkan oleh orang-orang yang ada di Eropa.

Nama pulau tersebut merupakan nama lain dari kepulauan Maluku. Selain itu faktor keberhasilan Vasco Da Gama mecapai wilayah Kalkuta membuka jalan ke Nusantara.  Hal ini tercatat dalam sastra barat di sebuah laporan Yunani kuno  sekitar abad ke-7.

Pada catatan tersebut menyebutkan bahwa terdapat rempah-rempah seperti pala, lada, cengkeh dan sejenisnya merupakan komoditi berharga yang sangat bernilai harganya.

Dengan alasan tersebut Portugis berusaha untuk menguasai jalur perdagangan rempah-rempah yang ada di Eropa dengan mencari langsung produsen penghasil rempah-rempahnya.

Kedatangan dari bangsa Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang datang ke Indonesia, Portugis mengirim perwakilannya yang dipimpin oleh Alfonso de Alburqueque pada tahun 1453-1515 merupakan panglima terbesar Portugis pada saat itu.

pada periode 1511 hingga 1526 Indonesia menjadi wilayah pelabuhan yang sangat penting bagi Portugis, wilayah tersebut meliputi Sumatera, Jawa, Banda dan Maluku merupakan wilayah utama bagi jalur perdagangan rempah-rempah yang sebelumnya dikuasai oleh pedagang dari Arab dan India.



Kedatangan Portugis Di Indonesia

Portugis datang ke Indonesia pada awalnya disambut baik oleh penduduk pada saat itu karena membawa bahan-bahan makanan serta membeli rempah-rempah miliki warga lokal. Kedatangan Portugis juga bertujuan untuk 3 kepenting seperti Gold yang berarti mencari emas atau sumber rempah-rempah, Glory yang berarti mencari kejayaan dan Gospel yang berarti penyebaran agama.

Portugis semakin lama mendapatkan tempat bagi penduduk pribumi dan kemudian mendirikan benteng, pos-pos penjaga pada tahun 1521. Keinginan tersebut sangat diharpkan oleh Sultan Ternate Abu Lais atau Bayansirullah membujuk Portugis untuk mendirikan benteng yang kemudian dikenal dengan benteng Gamalama.

Portugis mendapatkan Imbalan berupa rempah-rempah seperti Pala, Cengkeh yang sangat mereka butuhkan disana setiap tahunnya. Bagi Portugis tentu hal tersebut sangatlah menggiurkan maka sejak tahun 1522-1570 sudah terbentuk kerjasama antara Ternate dan Portugis.

Namun sikap bangsa Portugis akhirnya terlihat mereka dinilai sudah tidak sopan dan berusahan mengkristenisasi secara paksa serta suka bertindak semena-mena sehingga Portugis terpaksa pindah ke Tidore karena rakyat Ternate mengalami pemberontakkan dan tidak senang dengan apa yang dilakukan oleh Portugis.

 Pada tahun 1578 portugis mendirikan benteng di Tidore dan menjadikan Ambon sebagai pusat utama di Maluku. Akibatnya Ternate yang semakin kecewa saja dengan Portugis karena sebelumnya Ternate dan Tidore mengalami konflik sehingga kehadiran Portugis membuat Ternate anti terhadap Portugis dan gigih menganut agama islam.

 Sultan Babullah beserta putranya yang bernama Sultan Said ad Din Berkat Syah. Serangan terhadap Portugis juga dilakukan serangan dari Jawa dan Portugis juga terlibat beberapa peperangan lain yang terjadi di Solor membuat Portugis harus mengirimkan 90 Armada Kapalnya untuk meredam pemberontakan-pemberontakan yang terjadi. Namun hal itu tidak dapat berjalan sesuai dengan rencana karena banyak perlawanan yang terjadi membuat Portugis kewalahan.


 


Pengaruh Portugis Di Indonesia :
  • Berkembangnya agama Kristen terutama di wilayah Maluku
  • Berkembangnya aliran Musik Keroncong
  • Peninggalan-peninggalan berupa bangunan
  • Nama-nama yang bercampur Portugis

Kekalah Portugis dan Menyerah terhadap Belanda

Belanda datang pertama kali di Indonesia di wilayah Banten pada 1596 hal ini tentu tambah membuat Portugis semakin geram dan tidak ingin wilayah kekuasaanya dibagi kepada Belanda. Namun Belanda disambut dengan Baik dan berhasil membangun pos-pos dagang yang dapat mengancam Monopoli perdangan yang dilakukan oleh Portugis.

Belanda sudah mengantisipasi ketidak senangan bangsa Portugis sehingga ia berusaha menyerang secara terus menerus kekuasaan Portugis di Ambon Benteng Victoria menjadi saksi sejarah ketika kedua Bangsa Ini berusaha merebut harta yang paling berharga saat itu.

Akhirnya akibat kuatnya serangan dari Belanda serta berbagai faktor lain yang membuat lemahnya pertahanan, Portugis terpaksa menyerah terhadap Belanda dan mereka dipaksa Meninggalkan Maluku pada 1613, Akhirnya kekuasaan tersebut diambil alih oleh Belanda.


Kesimpulan 

Kedatangan Bangsa Portugis ke wilayah Nusantara khususnya wilayah Maluku merupakan bangsa Eropa pertama yang datang ke Nusantara pada saat itu. Usaha Portugis untuk menguasai Eropa melalui jalur perdagangan rempah-rempah Asia-Eropa.

Sehingga membuatnya berusaha mencari langsung sumber rempah rempah yang dikenal dengan nama "As llhas do Cravo" yang memiliki arti kepulauan Cengkeh. Usaha Portugis berhasil dilakukan dibawah pimpinan dari Alfonso De Alburqueque yang datang ke Maluku dan pada awalnya kedatangan mereka disambut dengan baik oleh penduduk setempat.

Portugis juga menyebarkan agama kristen serta melakukan pembangunan yang cukup penting pada saat itu. Namun karena sikap dan tindakan Portugis yang dinilai tidak Sopan membuat Keberadaan Portugis tidak disenai oleh penduduk dan sering terjadi konflik sertan pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan.

Konflik yang terjadi juga dimanfaatkan Belanda yang berusaha untuk merebut kekuasaan Portugis di Indonesia sehingga hal ini membuat portugis semakin terdesak dan terpaksa harus meninggalkan Maluku sehingga kekuasaannya digantikan oleh Belanda yang sudah merencanakannya dengan matang dengan mengahsut penduduk pribumi dan juga melakukan serangan terhadap Portugis.

Demikian mengenai rangkuman penjelasan Kedatangan Bangsa Portugis Ke Indonesia, Semoga bermanfaat, salam Jasmerah.

Referensi : Buku SNI MASA KOLONIAL








Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel