Kedatangan Bangsa Spanyol Ke Indonesia Materi Sejarah Kolonialisme dan Imperialisme

 delta buana
Stupid is knowing the truth, seing the truth but still beliving the lies
Halo apa kabarnya semoga selalu sehat dan yang sedang ujian semoga dipermudah dan jangan mencontek dan bagi yang sedang mencari pekerjaan semoga mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, amin.

Kali ini saya akan menjelaskan mengenai lanjutan pada materi sebelumhya yaitu masa : Kolonialisme bangsa Eropa di Indonesia yang dimulai dari Kedatangan bangsa Portugis ke Nusantara mengundang bangsa-bangsa lain di Eropa untuk berlayar menuju Indonesia.

Spanyol mengirimkan armada kapal yang terdiri dari tujuh kapal melewati selat Magellan, namun ditengah perjalanan kapal-kapal tersebut terhantam ombak dan hanya dua kapal saja yang berhasil dan mendarat ke Indonesia.

Kedatangan Spanyol ke Indonesia tentu ditentang oleh Portugis karena dianggap melanggar perjanjian yang telah dibuat, Perjanjian itu dinamakan Perjanjian Tordesilas yang isinya membagi wilayah pelayaran timur dimiliki oleh Portugis sedangkan Barat dimiliki oleh Spanyol Perjanjian itu telah disepakati bersama sejak 7 Juni 1494.

Sebelum lanjut membaca tentang Kedatangan bangsa Spanyol  yang terlebih dahulu dapat baca juga artikel sebelumnya mengenai Kedatangan Bangsa Portugis ke Indonesia merupakan bangsa Eropa pertama yang datang ke Indonesia jika sudah mari kita lanjutkan mengenai kedatangan bangsa Eropa selanjutnya yaitu bangsa Spanyol lets go..


 1. Kedatangan Spanyol ke Indonesia

Tujuan kedatangan Spanyol ke Nusantara tentu tidak berbeda jauh dengan bangsa Portugis. seperti menyebarkan agama Nasrani, mencari kejayaan dan kekayaan serta menemukan wilayah kekuasaan atas 

tanah atau wilayah jajahan yang subur dan menghasilkan bagi bangsa Eropa. Bangsa Spanyol datang ke Indonesia tepatnya di Maluku pada 8 November 1521 dipimpin oleh Kapten yang bernaman Joan Sbastian El Cano.

Namun kedatangan bangsa Spanyol saat itu tidak di senangi oleh Portugis yang saat itu sedang mengatasi perlawanan rakyat pribumi dikarenakan dianggap Spanyol menggangu Portugis untuk memonopoli perdagangan di wilayah Eropa yang dilakukan oleh Portugis walaupun

usahannya belum sesuai harapan karena perlawanan dari penduduk yang ada di Maluku.

Kedatangan Spanyol di Maluku tepatnya di Tidore disambut baik oleh Sultan yang memerintah Tidore saat itu karena mereka sedang bersengketa dengan kerajaan Ternate yang didalangi oleh Portugis tentu kedatangan Spanyol nantinya akan dianggap menguntukan karena dapat membantu mengusir Portugis dari Maluku. 

Akhirnya Sebelum terjadi peperangan besar antara Portugis dan Spanyol maka dilakukanlah perjanjian ulang yang mana memperjelas perjanjian sebelumnya yaitu perjanjian Saragosa pada 22 April 1529 isi dari perjanjian ini yaitu :
  • Spanyol harus meninggalkan Maluku yang lebih dahulu ditemukan oleh Portugis dan sesuai dengan jalur pelayarannya.
  • Spanyol kembali ke Filiphina dan mendirikan Pusat kekuasaannya di sana bukan di Maluku
  • Portugis tetap tinggal di Maluku dan bebas melakukan perdagangan

2. Spanyol Meninggalkan Maluku dan pergi menuju Filiphina

Akhirnya demi kepentingan bersama dan memilimalisir peperangan antar bangsa Eropa yang ada di Maluku antara Portugis dan Spanyol Akhirnya mengalah dan menyetujuinya.

Spanyol bergerak kearah selatan menuju Filiphina dan mendirikan pos kekuasaan disana. Spanyol hanya menunggu waktu yang tepat agar Portugis dapat dikalahkan dan meninggalkan Maluku tanpa harus berperang.

Pilihan ini tentu tidak membantu bangsa Indonesia karena penderitaan bangsa masih terus berlanjut karena hal tersebut tetap terjadi dan semakin meyakitkan terutama ketika kedatangan Belanda.

Demikian Penjelasan mengenai kedatangan bangsa Spanyol Ke Indonesia karena tidak begitu banyak sumber buku yang didapat mengenai Bangsa Spanyol di Indonesia, jadi hanya sedikit saja materi kali ini semoga bermanfaat. 

Demikian pembahasan materi kali ini, semoga bermanfaat 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel