Napoleon Bonaparte Sejarah Kaisar Terbesar Prancis

1. Napoleon Kecil  

Napoleon Bonaparte lahir pada 15 Agustus 1769 di pulau mediterania yang bernama pulau Corsika pada saat itu masih dalam kekuasaan Prancis. Ia sebelumnya terlahir dari keluarga bangsawan namun ketika bangsa prancis menginvasi pulau Coriska 

maka keluarga tersebut menjadi rakyat biasa dan menjadi bawahan dari pemerintahan Prancis saat itu. Ayah Napoleon bernama Carlo Buonaparte dan ibunya yang bernama Letizia Romalino Buonaparte.

Napoleon merupakan anak ke 4 dan dia hanya bertahan bersama adiknya yang bernama Louis Napoleon, karena kedua kakaknya telah meninggal dunia sejak remaja. 

Ayah Napoleon merupakan seorang yang cerdik ia berhasil membaca situasi dengan baik dan menjadi penasihat di pulau Coriska dan mendapatkan tempat di bawah 

pemerintahan Prancis sehingga dengan kemampuan tersebut ia berhasil mendidik Napoleon kecil beserta adiknya Luis Napoleon untuk masuk ke sekolah militer yang ada di Paris sehingga 

Napoleon bisa berbicara bahasa Prancis walaupun ia bukan orang Prancis namun ia mau untuk mengabdi dan mengambil ilmu dari Negara yang mengabil alit wilayah mereka.


2. Masa Remaja Napoleon di Dunia Militer

Napoleon merupakan orang yang memiliki sifat yang gigih, memiliki mental yang kuat dan sangat cinta terhadap dunia Militer sejak ia remaja. 

awalnya ia sekolah di akademi Military College of Brienne dan menghabiskan sekitar 5 tahun disana. Kemudian Napoleon menjadi anggota militer di Paris dan Napoleon semakin memahami dunia Militer 

dan memiliki visi yang kuat untuk menjadi seorang prajurit tangguh setelah lulus dari akademi ia kemudian diangkat menjadi Letnan Artileri II dan ia memutuskan untuk kembali ke Tanah kelahirnnya di Coriska.

Kemudian sejak kembali ke Coriska Napoleon bertemu dengan temah ayahnya yang merupakan pembelot dari pemerintahan Prancis dan dia banyak mendapatkan arahan dari teman ayahnya tersebut sehingga ia mau bergabung dengan pemberontak prancis saat itu.

Selain itu terjadi Revolusi Prancis yang menggulingkan kekuasaan dari raja Louis XVI yang saat itu memerintah tidak disenagi oleh rakyat karena keluarganya terutama 

istrinya sangat menghambur-hamburkan uang dan juga menentang peraturan yang sudah berlaku saat itu sehingga membuat rakyat semakin tidak senang dengan pemerintah Prancis saat itu.

Napoleon menyusun strategi dan kembaili ke tanah kelahirannya selama periode 3 tahun revolusi prancis ini dan ia menikah dengan seorang janda yang bernama Josephine de Beuharnais namun  pada pernikahannya 

Napoleon tidak memiliki anak dan pernikannya tidak berlangsung lama dan Napoleon kemudian menikah lagi dengan seorang putri dari Austria yang bernama Marie Louise pada tahun 1810 M. 

3. Jenjang Karir seorang Napoleon dalam Dunia Militer

Napoleon bersama kaum revolusioner yang dirintis teman ayah Napoleon dikenal dengan nama Jacobins melakukan banyak teror terhadap pemerintahan Prancis saat itu, Napoleon memegang jabatan penting saat itu yaitu Brigadir Jendral.

Namun terjadi masalah internal dalam anggota revolusi karena tidak semua menyetujui pemberontakan yang mereka lakukan tersebut.

Robespirre menjadi diktator saat itu sangay tidak disenangi oleh masyarakat lain dan perlakukannya yang sangat tidak manusiawi sehingga ia mendapatkan balasan melalui

Revolusi Thermidor pada 2 Juli 1794 dan berhasil menggulingkan kekuasaan Robespirre dan menghukumnya dengan Guillotine (alat yang digunakan untuk memenggal kepala).

Akibatnya terjadilah kekacauan di Prancis saat itu dan pada Oktober 1795 Napoleon berhasil mengambil alih 

kepemimpinan tersebut sehingga berhasil mereadam kekacauan yang terjadi berkat kecakapannya dalam menyusun strategi dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. 

Setelah berhasil mendapatkan tempat yang cukup penting Napoleon berusahan untuk menghadapi Austria dan juga Inggris yang menguasai Italia bagian utara pada tahun 1796. 

Pada Operasi milier ini Napoleon berhasil menguasai Italia dan kemudian pada 1796 Napoleon melakukan perundingan dan kesepakatan Perdamaian dengan Austria yang dikenal dengan Perdamaian Campo Formio pada tanggal 14 Juni tahun 1796.

Napoleon diberikan kekuasaan untuk menyusun rencana agar dapat menaklukan Inggris namun ia menolak karena ia menganggap tentara Prancis saat itu belum cukup kuat untuk menaklukan inggris 

sehingga ia memiliki strategi lain dan menyusun rencana untuk menguasai Mesir dengan tujuan melemahkan kekuatan Inggris dari jalur perdagangan sehingga usaha ini menjadi prioritas utama dan Napoleon berhasil menguasai Mesir pada Juli 1798.

Kemudian Napoleon semakin kuat sebab kedudukannya dipemerintahan Prancis saat itu dan menjabat sebagai konsulat pertama. Kekuatan Prancis yang saat itu dipimpin oleh Napoleon sangat disegani oleh bangsa lain.

Pada saat itu juga Prancis melakukan perjanjian damai dengan Inggris pada tahun 1802. Pada tahun-tahun tersebut Napoleon berusahan memperbaikan kondisi dalam negeri yang masih belum sepenuhnya beres pasca revolusi Prancis 

sehingga ia memperbaiki sistem pendidikan, keagamaan, kesenian dan berbagai sektor pemerintahan lainnya ia juga melakukan perjanjian dengan PAUS dikenal dengan perjanjian Concordat tahun 1802.

Negara memberikan subsidi bagi gereja katolik, menjadikan agama katolik sebagai agama nasional. PAUS VII menobatkan Napoleon Bonaparte sebagai kaisar Prancis pada tanggal 4 Desember 1804 di Katedral Notre Dame.  

Dengan kekuatan tersebut membuat Napoleon semakin berambisi untuk menaklukan seluruh dunia sehingga ia banyak membuat Prancis terlibat dalam banyak konflik peperangan.

4. Kemunduran Napoleon sebagai Penguasa Prancis

Napoleon menjadi Kaisar Prancis  sejak 1804 dan dalam pemiminannya sebagai kaisar banyak membuat Prancis jatuh kedalam peperangan sehingga membuat kas negara semakin menipis dan ia kemudian menjual wilayah yang ada di bagian Prancis kepada Amerika senilai $15.Million dan dikenal dengan Louisiana Purchase

Mendapat dana segar Napoleon terus melakukan Invasi pada tahun 1806 hingga 1809 ia berhasil mendapatkan kemenangan dan membuat benteng untuk membendung serangan dari inggris.

Namun pada tahun 1810 Rusia menolak kekuasan Prancis dan menolak menjadi bagian dari Prancis sehingga kejadian ini membuat Napoleon marah besar dan ia Kemudian 

membuat rencana dengan menyerang Rusia dimulai pada tahun 1812, Rusia yang mengetahui hal tersebut kemudian menarik pasukkannya lebih kedalam lagi dan masuk wilayah Moscow yang terkenal sangat dingin ketika Musim dingin tiba. 

Napoleon yang terlanjur mengirim pasukkan masuk terlalu dalam kedalam wilayah musuh tanpa menyusun rencana terlebih dahulu dan tidak mempertimbangkan situasi dan kondisi saat itu membuat pasukannya menderita kelaparan dan kedinginan akibat cuaca ekstrem saat itu.

Rusia memanfaatkan situasi tersebut dengan menyerang secara tiba-tiba pasukan Napoleon yang sedang kelelahan dan beristirahat sehingga membuat pasukan Napoleon Kocar-kacir dan akibatnya sekitar 600.000 pasukan menjadi korban. 

selain itu bangsa Spanyol dan Portugis bekerja sama dibantu oleh pasukan Inggris yang berusaha untuk menaklukan Prancis dan usahan tersebut berhasil membuat kekuatan Prancis semakin melemah. 

Selain itu beberapa Negara di Eropa lainnya juga berusaha untuk melepaskan diri dari Prancis salah satunya Austria sehingga membuat Napoleon semakin terdesak dan akhirnya Napoleon berhasil dikalahkan dan kemudian ia diasingkan ke Pulau yang bernama Elba.

Namun dipulau tersebut bersama dengan pengikutnya yang jumlah tidak terlalu banyak tersebut Napoleon kembali menyusun rencana untuk kembali menguasai Prancis dan membalaskan kekalahannya. kemudia pada 20 Maret 1815 ia kembali ke Prancis dan melakukan kampanye yang dikenal dengan Kampanye 100 hari.

Pada usahanya ini ia berhasil membuat rakyat Prancis kembaili percaya padanya dan melakukan serang sebelum mendapatkan serangan terlebih dahulu. 

Pada 18 Juni 1815 ia mendaatkan serangan hebat dari Inggris dan membuat ia kembali harus menelan kekalahan sehinnga ia kembali lengser dari tahta kepemimpinan.

Untuk dapat mengantisipasi kembalinya Napoleon maka Inggris mengasingkan Napoleon kepulau terpencil yang dikuasai oleh ingris yaitu pulau Saint Helena dibagian selatan Samudra Atlantik.

Pulau ini juga menjadi tempat peristirahatan terakhir Napoleon karena pada 5 Mei 1851 ia meinggal dunia di usia yang ke 51 akibat sakit kanker yang ia derita.

Demikian materi mengenai kekaisaran Napoleon Bonaparte semoga bermanfaat salam jas merah👍

Referensi : Buku Sejarah Eropa oleh Drs. Supriyanto M.Hum dan Biografi Napoleon Bonaparte

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel