Jenis Manusia Purba di Indonesia beserta pejelasannya

pola kehidupan manusia purba di Indonesia

Materi kali ini membahas mengenai jenis-jenis manusia purba yang ada di Indonesia maka kita harus mengetahui mereka hidup di zaman apa, ada yang tau? tentu saja zaman Prasejarah atau dikenal dengan zaman Pra aksara.

Pengertian Pra sebelum dan aksara tulisan jadi zaman dimana manusia hidup belum mengenal tulisan. Zaman Praaksara juga dikenal juga dengan nama Nirleka yang memiliki arti Nir berarti tidak ada dan Leka berati tulisan.

Jadi dapat kita ketahui terlebih dahulu bahwa Manusia purba merupakan manusia yang hidup pada masa Pra aksara atau Nirleka tersebut. Nah bagaimana tahap dari perkembangan manusia purba yang ada di Indonesia akan saya uraikan secara jelas berikut ini.

1. Pengertian Manusia Purba 

Manusia purba dikenal juga dengan manusia prasejarah atau manusia yang hidup sebelum adanya tulisan seperti sekarang ini.

Para peneliti berhasil menemukan manusia purba yang paling tua di dunia dan diperkirakan bahwa manusia purba tersebut telah berumur lebih dari 4 juta tahun yang lalu.

Para ahli sejarah menyebutnya Manusia tersebut sebagai "Prehistoric People" atau manusia prasejarah. Di Indonesia sendiri banyak sekali ditemukan fosil-fosil Manusia purba bahkan telah berumur jutaan tahun.

2. Jenis Manusia Purba di Indonesia

Manusia Purba di Indonesia ditemukan berdasarkan penelitian yang dilakukan sejak abad ke-18 Masehi. Eugene Dubois adalah seorang dokter dari Belanda yang pertama kali menggerakan suatu penelitian tersebut.

Pada Penelitiannya tersebut dilakukan untuk mengetahui apa saja jenis manusia purba yang ada di Indonesia. Hal itu terjawab dengan adanya dibuktikan dari hasil penelitian tersebut berupa penemuan fosil yang ditemukan di wilayah Jawa seperti

Solo, Pacitan, Ngandong, Mojokerto, Sangiran, hingga beberapa daerah lainnya di Indonesia. Para ahli tersebut sepakat membagi jenis manusia purba di Indonesia menjadi 3 jenis hal ini dilakukan karena telah

mendapatkan hasil penelitian mengenai manusia purba yang ada di wilayah Indonesia. Para Ahli tersebut membagi jenis manusia purba menjadi tiga jenis antara lain,


Sejak Kapan Nama Indonesia dikenal ? lalu siapa orang Pribumi yang menggunakan nama Indonesia ? Jika Belum Tau baiknya tonton video berikut, Sejarah Asal Nama Indonesia Terlengkap .


A. Meganthropus Palaeojavanicus (Manusia besar)

Meganthropus Palaejavanicus adalah manusia purba yang paling besar dan tertua yang pernah ditemukan di wilayah Indonesia tepatnya di Jawa.

Fosil dari manusia Purba Megantropus Palaejavanicus ditemukan pada 1936 oleh Van Koenigswald yang berasal dari Belanda juga. Diperkirankan manusia jenis ini hidup sekitar 2 juta tahun yang lalu.

Pemberian nama dari Meganthropus Palaeojavanicus tentunya memiliki sebuah arti sebagai manusia besar yang berasal dari Jawa dan juga merupakan manusia purba tertua yang pernah ditemukan di  wilayah Indonesia.

Megantropus Paleojavanicus terdiri dari megan yang berarti besar, Anthropus  yang berarti manusia, Paleo yang berarti tua dan Javanicus  yang berarti berasal dari Jawa.

Ciri dari Meganthropus Palaeojavanicus yaitu:
1. Memiliki tulang pipi yang tebal
2. Memiliki otot rahang yang kuat
3. Tidak memiliki dagu dan memiliki jenis hidung lebar
4. Memiliki tonjolan belakang yang tajam dan melintang sepanjang pelipis
5. Tulang kening yang sedikit menonjol
6. Memiliki tinggi badan sekitar 165 – 180 Cm
7. Berbadan tegap dan volume sekitar otak sdekitar  900 cc
8. Makanannyatumbuh-tumbuhan (Vegetarian).

B. Pithecanthropus (Manusia kera yang berjalan tegak) 

Pithecanthropus adalah manusia purba yang ditemukan di Indonesia dan fosilnya terbagi kedalam tiga jenis manusia purba berdasarkan dari penelitian yang sudah ditemukan. Yaitu :

1.Pithecanthrophus Erectus
Ditemukan oleh Eugne Dubois pada 1890 diperkirakan hidup pada zaman Palestosin tengah ditemukan di Solo.

Diperkirakan berumur 30.000 Tahun hingga 1 juta tahun yang lalu. Manusia Purba ini memiliki ciri-ciri :
 1.Volume otak sekita 750-1350 Cc.
2. Bentuk belum tegap sempurna
3. Gigi geraham besar dan kuat
4. Tulang pipi menonjol dan kuat
5. Bertubuh gelap
6. Memiliki tulang belakang yang menonjol

2. Pithecanthropus Mojokertensis
Ditemukan pada 1936 oleh peneliti bernama yang bernama Windenreich di wilayah

Mojokerto dan diperkirakan Hidup sekitar 52-2,5 juta tahun yang lalu, Manusia purba ini memiliki ciri-ciri :
1.Volume otak sekitar 750-1300 CC
2.Berbadan tegap dan tidak memiliki dagu
3.Tulang belakangb kuat
4.Tulang tengkorak tebal
5.Bentuk tengkorak yang menonjol



3. Pithecanthropus Soloensis
Manusia Purba jenis Soloensi ditemukan di wilayah Solo tepatnya diwilayah Ngandong. Penemunya ialah Van Koenigswald pada 1931-1933.

Manusia purba jenis ini diperkirakan hidup sekitar  900.000 Tahun yang lalu dan memiliki cirri-ciri sebagai berikut :
1.Memiliki bentuk tulang belakang yang menonjol
2.Rahang bawah yang kuat
3.Bentuk hidung melebar
4.Tulang pipi menonjol


C. Homo (Manusia yang berpikir)

Manusia purba jenis ini terbagi kedalam beberapa jenis yaitu :
1. Homo Floresiensis
 Meruapakan manusia purba yang ditemukan saat penggalian di Liang Bua, di wilayah Flores. Para ahli tersebut adalah Pusilitbang Arkeolog Nasional, Indonesia dan juga dari University of New England.

Homo Floresiensis dikenal juga dengan manusia kerdil. Manusia purba ini diperkirakan hidup sekitar 12.000 tahun yang lalu.

Manusia purba ini memiliki ciri-ciri dari manusia purba Homo Floresiensis adalah :
1.Kepala dan badan memliki bentuk ukuran yang kecil
2.Memiliki ukuran bentuk otak yang kecil
3.Volume otak 380 cc
4.Mempunyai rahang yang menonjol atau berdahi sempit
5.Berat badan sekitar 25 kg
6.Tinggi badan diperkirakan sekitar 1 M

2. Homo Wajakensis
Pada tahun 1889 Eugene Duobois menemukan Fosil dari Manusia Purba jenis ini ditemukan disekitar wilayah Wajak Jawa Timur.

Manusia purba Homo Wajakensis memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Memiliki hidung lebar dan bagian mulut menonjol
2. Dahinya sedikit miring
3. diatas mata sudah terdapat kerutan
4. Pipinya menonjol ke samping
5. Berat badan sekitar 30 – 150 kg
6. Tinggi badan sekitar 130 -210 cm
7. Berdiri dan berjalan sudah tegak

3. Homo Sapiens
Manusia purba jenis ini adalah Manusia purba yang paling muda dan juga mendekati bentuk manusia seperti saat ini. Pada masa kehidupannya.

Seiring penemuan itu, kemudian Para ahli berpendapat bahwa manusia ini sudah hidup berkelompok atau berpasang-pasang dan membagi tugas mereka.

Manusia purba ini juga dikenal memiliki kehidupan sosial yang baik dan cerdas.

Ciri-cirinya adalah sebagaiberikut ini:
1. Mempunyai karakteristik manusia ras Austramelanosoid dan Mongoloid
2.Dapat berjalan dengan tegap dan tegak
3.bentuk wajah bentuknya sudah seperti manusia sekarang
4.Volume otak berkisar antara 1000 cc – 1200 cc
5.Mempunyai pemikiran yang paling baik
6. Memiliki tinggi badan sekitar 130 – 210 cm
7.Kening sudah tidak lagi menonjol
8.Sudah memiliki bentuk dagu
9.Mengalami penyusutan di bagian otot tengkuk
10. Bentuk rahang dan gigi lebih kecil dari sebelumnya

Demikian materi mengenai Manusia Purba di Indonesia semoga bermanfaat. Artikel selanjutnya membahas Pola kehidupan manusia purba di Indonesia.

0 Response to "Jenis Manusia Purba di Indonesia beserta pejelasannya "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel