Sejarah awal munculnya Teori Bumi Datar beserta


DeltaBuana.Com - Pada materi kali ini kita akan membahas mengenai sejarah ataupun teori-teori yang berkaitan dengan Bumi Datar atau bahasa kerennya "Flath Earth".


Menurut kalian sendiri seperti apa bentuk bumi yang sebenarya dan alasan apa yang paling kuat jika bumi berbentuk bulat atau datar. 

hmm, sepertinya penganut teori bumi datar ini juga memiliki kepercayaan kuat yang 

mendorong mereka membuat organisasi yang anggotanya tersebar di seluruh dunia salah satunya yaitu di Indonesia dengan berbagai nama seperti Flat Earth 101, Flath Earth Id dan lain-lain. 

Namun tahukah kalian bahwa dalam sejarah teori bumi datar sudah ada sejak zaman dahulu, ya itu wajar kalau menurut saya, kenapa ya ? 

karena manusia belum memiliki teknologi canggih sekarang ini, jadi wajarlah jika banyak yang beranggapan bahwa bentuk bumi itu datar.

Karena mereka berfikir secara logis pada saat itu. Tapi apa yang menyebabkan paham tersebut tidak pudar meskipun sudah memasuki era modern saat ini, mari kita simak sejarah teori Flat Earth berikut.

Sejarah Munculnya Teori Bumi Datar

A. Sejarah Teori Kuno

Teori ini dipercaya sudah ada sejak zaman Kuno. kepercayaan masyarakat kuno saat itu sangat kuat hingga beberapa peradaban juga mempercayai hal tersebut, seperti peradaban Yunani Kuno, Mesir Kuno hingga Israel Kuno, sekitar abad ke 8 SM.

Pada saat itu mereka sudah mulai mempelajari mengenai ilmu astronomi dan juga perbintangan sehingga pemikiran-pemikiran mengenai bentuk bumi sudah sangat beragam namun yang mereka percayai

pada saat itu bentuk bumi seperti sebuah piring yang dikelilingi oleh lautan dan memiliki keseimbangan bahwa laut merupakan batas antar daratan yang ada di Bumi. Paham ini bertahan cukup lama bahkan hingga peradaban ini berakhir. 


Kemudian Paham sejenis juga di anut oleh bangsa India kuno mereka beranggapan mengenai bentuk bumi terdiri dari 4 benua yang dipisahkan oleh lautan dan pusatnya adalah gunung Meru.

Paham ini rupanya sejalan dengan beberapa peradaban setelahnya sebut saja Jerman kuno, Norwegian kuno, hingga Tiongkok Kuno akan tetapi bedanya pada masa Tiongkok kuno menyatakan bahwa bumi itu bentuknya kota tidak seperti piringan datar seperti sebelumnya.

Paham ini bertahan sangat lama hingga teori ini berhasil dipecahkan oleh astronom modern bahwa bentuk bumi bukanlah datar melainkan Bulat sekitar abad ke 17 M. 

Teori bumi datar sebenarnya tidak sepenuhnya orang percaya pada zaman kuno seperti filsuf terkenal dari Yunani Kuno Pytagoras dan juga Ariestotales yang menentang dan menyatakan bahwa bentuk bumi itu bulat bukan datar abad ke 6 SM.

Walaupun pada masa ini sebelumnya masyarakat Yunani Kuno sangat-sangat mempercayai bentuk bumi itu datar namun mereka menolak bahwa bumi itu datar.

B. Sejarah Teori Modern

Penganut Teori Bumi datar muncul kembali pada tahun 1883. Penganut teori ini adala Samuel Rowbotham yang menyatakan bahwa teori bumi bulat adalah ilusi semata. Melalui bukunya yang berjudul "Zentetic Astrnomy" yang memiliki arti sebagai keraguan astronomi.

Ia tidak percaya bahwa bentuk bumi itu bulat. Paham ini kemudian meluas hingga ke Amerika dan juga Inggris dan ia mendirikan Zentetic Society sebagai tempat untuk mengumpulkan orang-orang yang setuju mengenai bentuk bumi adalah datar. 

Paham ini semakin meluas hingga keseluruh dunia, mereka beranggapan bahwa NASA merupakan pembohong yang memberikan keterangan bumi bulat. Pada saat ini saja sudah lebih dari

4000 orang menganut paham bumi datar. Pada saat itu banyak muncul buku-buku tentang kebenaran bahwa bumi itu datar.

Seperti buku Theoretical Astronomy Examined and Exposed – Proving the Earth not a Globe" serta A Hundred Proofs the Earth is Not A Globe. Oleh Wiliam Carpenter Pada Buku-buku tersebut berisi bukti-bukti bahwa bumi itu datar seperti yang mereka percayai. 

Sampai era modern saat ini dengan kecanggihan teknologi yang dimiliki saja masih memiliki keraguan bahwa bumi itu bulat. Para penganut Flat Earth Society medern.

mereka beranggapan bahwa bukti-bukti tersebut adalah sebuah rekayasa untuk mneyembunyikan tentang sesuatu akan kebenaran dan tetap berasumsi bahwa bumi itu datar. 

Mereka akhirnya memutuskan untuk membentuk badan persatuan bumi datar yang mana dana dikumpulkan untuk melakukan ekspedisi seperti ekspedisi ke Antartika yang mereka anggap

sebagai ujung dunia dan selalu dijaga ketat oleh pemerintah Amerika. Serta membuat pesawat Antariksa mereka sendiri untuk membuktikan secara langsung bahwa bumi itu bebentuk datar. 

Bukti bahwa Bumi berbentuk datar

1. Bentuk Langit Tidak Melengkung
2. Belum ada yang pernah melewati Antartika
3. Rotasi Bumi tidak terasa atau diam
4. Gravitas adalah ilusi
5. Bumi tidak mengitari Matahari

Tokoh Penganut Bumi Datar

Pada era modern saat ini banyak sekali parah tokoh dunia yang ikut mempercayai bahwa bentuk bumi itu datar seperti Carl Froch merupakan mantan juara tinju. 

selain itu ada juga Bobby Ray Simsons seorang Rapper hingga membuat lagu yang berjudul Flatline.

Kemudian ada Mark Hugnes atau dikenal dengan Mike Hugnes ia dikenal dengan bapat penganut teori bumi datar. Mark yang tewas beberapa hari lalu tepatnya 24 Februari 2020 untuk membuktikan hal tersebut.

Ia juga membuat Roket Antariksa sendiri bersama dengan rekannya dan mengalami kesalahan fatal saat proses penerbangan. 

Terlepas dari hal tersebut banyak sekali perdebatan mengenai teori tersebut namun tetap saja mereka memiliki kepercayaan mereka sendiri.

Dari beberapa poin tersebut sebenarnya masih banyak sanggahan bahwa bumi itu bulat, Akan tetapi pendapat tersebut sudah dianggap paling kuat untuk membuktikan bahwa bumi itu datar.

Gimana Guys, apakah kalian percaya bentuk bumi itu bentuknya datar atau bulat atau kalian memiliki pandangan sendiri boleh kalian diskusikan di kolom komentar ya. See you

0 Response to "Sejarah awal munculnya Teori Bumi Datar beserta "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel