Beberapa kasus percobaan pembunuhan Soekarno

Bung karno dan Fidel Castro

Sebagai seorang pemimpin negara tentunya ia  memiliki tanggung jawab yang besar terhadap negara tersebut hingga nyawa pun menjadi taruhannya. 

Banyak diantara pemimpin negara yang telah mengalami percobaan pembunuhan salah satunya ketika terjadi proses pembunuhan kepala negara seperti kasus Jhon F Kennedy,  Mahatma Gandi  hingga Abraham lincon.

Yang menggemparkan dunia. Namun diantara banyaknya para pemimpin yang menjadi target pembunuhan tidak sedikit diantara mereka yang berhasil lolos dari kasus tersebut bahkan hingga berkali-kali. 

Salah satunya adalah Presiden Pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Ia beberapa kali mengalami insiden pembunuhan dan beruntungnya sang proklamator masih bisa selamat dari percobaan pembunuhan tersebut. 

Meskipun banyak teori konspirasi yang menyatakan organisasi besar seperti CIA juga ikut terlibat dalam kasus tersebut. 

Sejak dikumandangkannya kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 dan menjabat hingga 12 Maret 1967. 

Atau Selama kurang lebih 22 tahun beliau memimpin Indonesia dan selama itu pula banyak sekali percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh pihak yang menginginkan lengsernya soekarno dari jabatan presiden. 

Namun dari banyaknya percobaan pembunuhan Sang Proklamator tersebut ada beberapa yang sangat diingat oleh sejarah hingga menyebabkan banyak korban jiwa, berikut ini beberapa kejadian bersejarah tersebut yang perlu kita ketahui.

1. Peristiwa Hujan Granat di Cikini pada 30 November 1957

Mungkin ini merupakan perayaan hari ulang tahun yang paling memilukan, Kejadian ini bermula ketika bung karno yang hendak menuju mobilnya.

Setelah menghadiri undangan diacara ulang tahun ke 15 Perguruan Cikini yang dikenal juga dengan sekolah rakjat Tjikini dimana anak beliau yaitu Guntur dan juga Megawati menuntut ilmu di sekolah tersebut.
Seusai acara Bung Karno hendak bergegas meninggalkan tempat tersebut bersama dengan para pengawalnya. 

Tiba-tiba saja terjadi lemparan bom ditengah kerumunan orang yang ikut mengatar bung Karno beserta rombongan. Ledakan itu tidak terjadi hanya sekali saja namun berkali-kali. 
Beruntungnya Soekarno beserta anak-anaknya selamat namun banyak korban jiwa akibat insiden tersebut termasuk mobil kepresidenannya Chrysler Crown Imperial hadiah dari raja arab yang terkena ledakan granat tersebut.

Akibat hujan granat tersebut Korban yang meninggal dunia ditempat antara lain :
2 pengawal presiden, 2 wanita, 1 laki-laki dewasa hingga 2 anak-anak. Sedangkan korban luka-luka akibat insiden tersebut mencapai 100 orang baik luka ringan maupun berat.    

Bung Karno sangat marah sekaligus sangat sedih akibat kejadian ini, segera ia memerintahkan para Intelejen dan juga aparatur negara menangkap pelaku. kurang dari 24 jam akhirnya pelaku berhasil ditangkap. 

Pelaku pelemparan bom cikini berjumlah 4 orang antara lain : Jusuf Ismail, Sa’idon bi Muhammad, Tsarif bin Husein dan Moh. Tasin bin Abubakar yang merupakan aktivis dari gerakan pemuda islam Indonesia (GPPI) yang diduga tidak puas dengan kodisi politik saat itu.

Kejadian ini diungkapkan dalam buku 30 tahun Indonesia merdeka tahun 1950-1964 jilid 2 tahun 1980.

2. Serangan Jet pada 9 Maret 1960


Tidak berhasil dengan di granat, serangan dilakukan dengan pesawat jet, Pelaku dalam aksi ini adalah pilot yaitu Letnan Udara Daniel Maukar menggunakan Pesawat jet bermodel 
MIG-17 F Fresco. 

Cara ini dinilai luar biasa karena pelaku merupakan seorang pilot. Percobaan berodongan peluru calibre 23mm MIG-17 tersebut diarahkan kearah istana merdeka.

Beruntungnya Soekarno yang sedang rapat bersama anggota tidak berada di ruangan yang di berondong tersebut. 
Usai gagal dalam percobaan tersebut Daneil Maukar menuju kilang minyak di Tanjung Priok laggi-lagi upayanya gagal dan tidak menyebabkan ledakan besar di kilang minyak tersebut.

Berniat untuk meninggalkan lokasi kejadi dan menuju ke jawa barat namun rupanya ia kehabisan bahan bakar dan akhirnya berhasil ditangkap oleh TNI.

Yang sudah mengincarnya akibatnya ia diberikan sanksi hukuman mati namun bung karno,

memberikan keringanan dengan hukuman seumur hidup. Daniel Maukar akhirnya dibebaskan ketika zaman Soeharto berkuasa.

3. Peristiwa Rajamandala pada April 1960.


Belum genap 2 bulan pasca insiden pesawat Jet upaya pembunuhan putra sang fajar pun berlanjut ketika Bung Karno mendapat kunjungan dari perdana menteri Soviet yaitu Nikita Kruschev. 

Kejadian ini terjadi di cianjur, Jawa Barat ketika para rombongan yang ingin menuju jawa barat dihadang oleh sekelompok yang diduga merupakan kelompok DI/TII yang menginginkan lepasnya wilayah jawa barat dari Indonesia di Jembatan Rajamandala, Cipatat kabupaten bandung Barat.

Namun upaya tersebut lagi-lagi berhasil dipadamkan oleh para pengawal kepresidenan dan Bung karno dan juga Tamunya Nikita Kurschev bermasil selamat tanpa luka sedikit pun.


4. Peristiwa Idul Adha pada 14 Mei 1962


Percobaan selanjutnya dilakukan pada hari raya Idul adha di Masjid Baitulrahim. Pelaku saat itu merupakan seorang Kiai bernama H Moh Bachrun dan beridiri beberapa saf di belakang bung karno yang berdiri paling depan. 

Pelaku beberapa kali menembakan peluru tersebut namun lagi-lagi upaya tersebut gagal karena tembakannya meleset dan mengenai ketua DPR yaitu KH Zainul Arifin sebagai imam Shalat. 

Diduga pelaku bingung karena melihat ada 2 orang yang mirip dengan bung karno akibatnya tembakan tersebut tidak ada yang mengenainya.

Pelaku akhirnya langsung ditangkap di tempat kejadian dan diberi hukuman mati akan tetapi Bung Karno tidak tega dan memberikan grasi kepada tersangka.


5. Penembakan Mortir Kahar Muzakar pada 1960


Kejadian ini terjadi ketika Bung karno berada di Sulawesi. Ketika ia hendak meninggalkan lokasi di lapangan terbang mandai tiba-tiba saja ledakan mortar diarahkan kearah iring-iringan namun ledakan tersebut tidak ada yang mengenai 

rombongan tersebut dan bung karno berhasil selamat atas insiden mortar tersebut yang dilakukan oleh anak buah dari kahar Muzakar yang merupakan anggota dari DI/TII.


6. Pelemparan Granat di Jalan Cendrawasih pada 7 Januari 1962


Kejadian ini ketika bung karno yang sedang meng hadiri acara di gedung olahraga Mattoangin, peristiwa ini bermula ketika konvoi presiden yang melewati jalan Cendrawasih dilemar Granat oleh oknum tentara.

Mereka bernama Serma Marcus Lattuperisa dan juga Ida Bagus Surya Tenaya. Lempara pelaku meleset dan mengenai mobil lain akibatnya pelaku langsung segera di tangkap dan mereka berdua pun diberikan hukuman mati. 

7.Granat Cimanggis pada Desember 1964 


Insiden ini merupakan insiden terakhir sebelum soekarno menyerahkan jabatannya kepada Soeharto melalui Supersemar. Kejadian ini bermula ketika rombongan soekarno hendak menuju ke Jakarta dari bogor jawa barat.

Seorang pria tidak dikenal mencoba melempar granat kearah bung karno dan rombong yang sedang melintasi jalan tersebut. 

Namun lemparan granat tersebut diluar dari jangkau karena mobil yang dikenadari melaju dengan cepat dan lagi-lagi bung karno selamat dari insiden yang mengancam nyawanya.

Itulah tadi beberapa upaya pembunuhan Bung karno yang pernah dilakukan. 

Beruntungnya dari banyak kejadian tersebut Bung Karno masih dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Ia pun berhasil lolos dari maut. 

Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian dan salam jas merah. 

0 Response to "Beberapa kasus percobaan pembunuhan Soekarno "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel