Gusti Nurul wanita Solo yang dikagumi tokoh besar Indonesia


Kupu Tanpa sayap Tak ada di Dunia ini Mawar tanpa duri, jarang ada atau boleh dikata tak ada Persahabatan tanpa cacat juga jarang terjadi Tetapi cinta tanpa kepercayaan, adalah suatu bualan terbesar di dunia ini- Gusti Nurul

Itulah sepenggal Syair yang dibuat puluhan tahun yang lalu, puisi yang tercurah dari isi hati seorang wanita yang bernama Gusti Nurul, Ia sebagai sosok yang banyak dikagumi tokoh-tokoh besar yang ada di Indonesia. Bukan hanya dari kecerdasannya saja, melainkan pemikiriannya yang dianggap sudah jauh melampaui zamanya.

Meskipun ia dibesarkan didalam keraton jawa  yang lekat dengan padangan tradisional, namun hal tersebut tidak bisa mengekang sikap dan juga pemikiran modern gusti Nurul. Karena itulah ia mendapatkan julukan De Bloem Van Mangkunegara oleh Ratu Belanda, Wilhelmina, yang memiliki arti Kembang dari Mangkunegara.  

Gusti Nurul dilahirkan di Istana Mangkunegara pada 17 September 1921 di Surakarta, Ia memiliki nama lengkap Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani. Ia merupakan anak dari Mangkunegara VII dengan Permaisuri yang bernama Gusti kanjeng Ratu Timur. Sejak kecil ia sudah hidup dalam lingkungan kraton yang kental dengan ada-adat Jawa yang tradisional. 

Namun sejak remaja ia memiliki ketertarikan yang yang dianggap diluar dari tradisi nenek moyangnya, selain dikenal karena kecantikannya ia tumbuh sebagai wanita yang memiliki bakat dalam hal menari, serta ilmu sastra dan ia juga aktif dalam kegiatan sosial hingga menyumbang pemikirannya dalam masa pergolakan pasca Indonesia merdeka, khusunya diwilayah Solo dan sekitarnya.
Karena itulah Ia Juga mendapat Undang Ratu Wilhelmina ke Belanda dalam rangka pernikahan Putrinya yaitu Juliana dengan pangeran Bernard untuk menari dalam acara sakral tersebut. 

Selain itu Gusti Nurul juga merupakan salah satu wanita Indonesia yang wajahnya terpampang  dalam majalah legendaris terbitan Amerika yaitu Life pada 25 Januari 1937 terbitan ke 25. 

Tak Heran jika Banyak sosok penting yang tertarik dengannya sebut saja Bung Karno. Sutan Syahrir, Sultan Hamengkubuwono IX hingga Pangeran Djati Kesumo. Namun sayangnya cinta mereka tidak juga bersambut meskipun beberapa diantaranya memiliki niat serius untuk meminangnya.

Tentu saja banyak yang menanyakan hal tersebut karena ia merupakan satu-satunya wanita yang telah menolak cinta dari tokoh-tokoh penting yang memiliki wibawa hingga harta yang bisa menjamin kehidupannya. Namun akhirnya pertanyaan tersebut terungkap ketika ia diwanwacari teryata alasan Gusti Nurul menolak mereka hanya karena satu hal yaitu ia tidak ingin dimadu, karena ia menggap wanita juga layak untuk dicintai dan juga dihargai.

Sehingga ia memutuskan untuk tidak menerima pinangan dari beberapa tokoh penting tersebut, Gusti Nurul kemudian memilih untuk menikah dengan seorang perwira tentara yang dianggap tidak memiliki karir yang gemilang, 
namun sosok gusti nurul tidak pernah melihat hal tersebut sebagai kekurangan,
Ia memilih Soerjosojarso sebagai suaminya bahkan ia rela meninggalkan kemewahan serta darah birunya, karena ia memilih untuk hidup menjadi orang biasa dan jauh dari hingar-bingar kemewahan istana. Hingga akhir Hayatnya.

Gusti Nurul meninggal dibandung pada 10 November 2015 di usia yang ke 94 tahun. Ia meninggalkan 7 orang anak 14 cucu dan juga 1 cicit. Jenazah Gusti Nurul kemudian dibawa kembali ke solo dan dimakamkan di Astana Giri Layu, Matesih Karanganyar sebagai makam keluarga besar Mangkunegara.

Demikian sedikit penjelasan mengenai sosok wanita yang mewarnai catatan sejarah di Indonesia, Bahkan karena kecantikan alaminya tersebut salah satu perusahaan kecantikan Besar di Indonesia Martha Tilaar banyak belajar dari sosok gusti Nurul. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan salam jas merah.








0 Response to "Gusti Nurul wanita Solo yang dikagumi tokoh besar Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel