Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sejarah Nahdlatul Ulama (NU) dari masa kemasa

 

Hii Hisitorian, Berbicara tentang NU tentunya kita sudah mengetahui, bahwa tidak diragukan lagi jika perjuangan NU dalam catatan sejarah di Indonesia tidak bisa dianggap sebelah mata. 

NU memiliki peran dan juga andil yang besar dalam mengisi catatan sejarah perjuangan bangsa Indonesia terutama dalam pemberdayaan Masyarakat. Sehingga membuat pembahasan mengenai Sejarah dari NU ini sangatlah menarik untuk kita pelajari bersama.

Untuk lebih jelasnya Maka simak terus penjelasan berikut ini, yang telah dirangkum dari berbagai sumber. 

1.     Sejarah Awal Berdirinya NU

Sudah kita ketahui bahwa Nahdlatul Ulama atau (NU) merupakan sebuah organisasi Islam terbesar yang ada di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 16 rajab tahun 1344 H atau tanggal 31 Januari tahun 1926, berdasarkan hasil musyawarah dari dari para kiai yang saat itu dipimpin oleh K.H. Hasyim Asy’ari sebagai rais Akbar yang mendapatkan gelar sebagai pahlawan Nasional pada 17 November tahun 1964. 

Beliau juga berjuluk Hadratus Syaikh yang berarti Maha Guru serta ahli ilmu Agama, dibidang Tafsir, Hadist dan juga Fiqih yang pada saat itu berpusat di kota surabaya.

NU merupakan organisasi Islam yang megamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) yang dianggap sebagai paham yang moderat dimana meyakini kekuasaan Allah dan menghargai Akal atau pikiran Manusia, 

sehingga menggabungkanlah antara dalil Naqly (Al-Qur’an dan As’Sunnah) dengan Aqly (Akal dan Pemikiran yang Rasional). Penamaan Nahdlatul Ulama sendiri memiliki arti sebagai “kebangkitan dari para ulama”. Karena Berdirinya Nu sendiri tidak terlepas dari perkembangan pemikiran keagamaan dan juga persaudaraan dari para ulama islam di duni kala itu.



BACA JUGA : Sejarah Pancasila dan Makna Butir" Pancasila

Selain itu tujuan didirikannya Nu ini adalah untuk mengatasi problem sosial di Tanah Air, seperti pejajahan, serta menegakkan warisan-warisan kebudayaan dan peradaban Islam yang telah diperjuangkan oleh Nabi Muhammad SAW dan juga para sahabatnya. 

Namun tahukah kalian sebelum lahirnya NU telah lebih dahulu muncul beberapa organisasi islam dari kalangan pesantren pada tahun 1916 untuk melawan tindakan kolonialisme di Hindia Belanda Kala itu saat ini Indonesia.

Organisasi tersebut bernama Nadhatul Wathan yang berarti Kebangkitan Tanah Air. Serta Taswirul Afkar pada tahun 1918 yang berarti kebangkitan pemikir dan lebih ke bidang sosial, kemudian kedua organisasi islam tersebut mendirikan sebuah organisasi yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian rakyat yang bernama Nadhatul tujjar atau gerakan kaum Saudagar. 

Namun karena berbagai polemik dan ingin menyesuaikan dengan kemajuan zaman serta pengaruh dari dunia luar seperti beralihnya kekuasaan di Hijaz pada tahun 1924, yang mana saat itu Raja Ibnu Saud mengundang umat islam diseluruh dunia untuk menghadiri Mukhtamar Khilafah di Mekkah, maka dibentuklah sebuah organisasi yang lebih sistematis dan juga lebih terstruktur dan organisasi tersebut adalah Nadhatul Ulama yang kita kenal hingga saat ini

2.     Bagaimana Peran NU pada Masa Pra Kemerdekaan

Pada masa penjajahan NU telah aktif dalam dunia politik demi mambantu Indonesia untuk mecapai kemerdekaan. bahkan kala itu NU juga berhasil memajukan bidang pendidikan dengan mendirikan Madrasah dan juga Pesantren-pesantren yang menggunakan metode pengajaran berdasarkan perpaduan antara pengetahuan agama dan juga pengetahuan Umum lainnya. Sosok dari tokoh penting dari NU seperti Wahid Hasyim yang merupakan putra dari K.H. Hasyim Asy’ari merupakan tokoh termuda dalam pembentukan BPUPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

3.     Bagaimana Peran NU pada masa Kemerdekaan hingga Saat ini

Pada masa kemerdekaan peran NU semakin kuat terutama menolak kembalinya kolonialisme Bangsa Asing di Indonesia sehingga NU mengluarkan Resolusi Jihad yang menyatakan bahwa  kemerdekaan merupakan perjuangan Suci atau (Jihad). 

Hal ini terbukti dengan penentangan NU terhadap beberapa perjanjian dan juga Konsensi diplomatic yang diadakan oleh pemerintah seperti Perjanjian Renville pada tahun 1946, Perjanjian Linggar Jati pada tahun 1948 dan Konferensi Meja Bundara tau KMB pada tahun 1949.

Bahkan sejak kemerdekaan terutama dalam menhadapi masa disintegrasi dan Instabilisasi Bangsa, Hingga puncaknya dalam masa Orde Lama Nu juga melawan paham komunisme yang ada di Indonesia. NU juga berhsil untuk membentuk beberapa badan organisasi seperti Banser atau Barisan Ansor Serbaguna, Lesbumi Lembaga Seni budaya Muslimin, Pertanu Persatuan Petani Nu dan lain-lain. 

Hal ini juga dilakukan ketika memasuki masa Orde baru dengan seringnya NU mengalami represi dengan pemerintahan Soeharto. Bahkan KH. Abdurrahman Wahid atau lebih akrab disapa Gus Dur mengkritik Soeharto dalam beberapa tulisannya.



Sedangkan pada masa Reformasi NU mulai kembali berbenah karena ketika masa Orde baru Nu kerap dibatasi terutama dalam hal berpolitik. Dan pada masa inilah NU semakin berbenah dan kembali kejalan awal yaitu keluar dari partai politik dan berlaku setelah Reformasi dan NU lebih fokus ke arah organisasi Kemasyarakatan seperti mengembangkan Visi Misi dibidang Sosial, Kemasyarakatan, Keagamaan dan juga Pendidikan hingga saat ini.

Nah itulah tadi sejarah singkat dari Nadhatul Ulama dari masa kemasa, semoga informasi ini bisa menambah wawasan kita. sampai jumpa di pembahasan selanjutnya, salam Jasmerah.



Post a Comment for "Sejarah Nahdlatul Ulama (NU) dari masa kemasa "