Pengertian Historiografi Sejarah dan Jenis-jenisnya Materi kelas 10

Pengertian Historiografi Sejarah dan Jenis-jenisnya Materi kelas 10

 

pengertian historiografi

Jika kita mendengar kata historiografi pasti kita akan langsung terbesit bahwa hal tersebut sangat berkaitan dengan sejarah dan tentu saja hal tersebut memang sangat berkaitan.

Historiografi merupakan metode yang lazim digunakan oleh para sejarawan di dunia untuk mengembangkan sejarah sebagai disiplin ilmu yang bersifat ilmiah. 

Bahkan historiografi dengan topik yang khusus akan mempengaruhi cara kerja sejarawan dalam mengkaji topik tersebut seperti adanya sumber teknik dan juga pendekatan teoritis tertentu.

Contohnya seperti historiografi Indonesia, historiografi Islam hingga historiografi Tiongkok dan lain-lain. Serta Historiogafi ini juga menggunakan berbagai macam pendekatan seperti sejarah politik ekonomi dan juga sosial.

Kata historiografi ini berasal dari bahasa Yunani yaitu Historia yang memiliki arti sejarah dan graphe yang berarti tulisan atau naskah. Sehingga historiografi ini juga dapat diartikan sebagai bentuk lisan maupun tulisan mengenai sebuah peristiwa serta kombinasi berbagai macam peristiwa lampau di dalamnya.

Berikut ini pembagian dan juga pengertian Historiografi Sejarah dan Jenis-jenisnya berdasarkan materi yang umum digunakan ketika akan melakukan penelitian sejarah.

Historiografi Tradisional

Historiografi tradisional merupakan penulisan sejarah yang umumnya dilakukan oleh para sastrawan ataupun pujangga dari Keraton serta bangsawan kerajaan. Sehingga istilah geografi ini biasanya bersifat atau membahas yang berkaitan dengan kerajaan hindu-budha dan juga Islam.

Berikut ini adalah contoh dari historiografi tradisional. Prasasti Negarakertagama,Kitab Sutasoma, hikayat raja-raja Pasai hingga kisah Babad Tanah Jawa.

Kemudian ciri-ciri dari historiografi tradisional ini adalah sebagai berikut:

  1. Istana sentris
  2. Regiosentris
  3. Feodalis aristokratis
  4. Subjektivitas tinggi
  5.  Mengandung anakronis dalam penyusunannya

Dan dalam pembagian waktunya sendiri historiografi tradisional ini dibagi menjadi historiografi tradisional hindu-budha dan juga histografi tradisional Islam.

Ciri-ciri historiografi pada masa Hindu-Buddha:

  • Karya yang dihasilkan berupa terjemahan dari naskah dari India.
  • Bersifat regiolimagis.
  • Bersifat istana sentris.

Contoh dari historiografi masa hindu-buddha

Adanya kitab Mahabarata dan juga Ramayana, kitab pararaton,babad Tanah Jawa, babad Arya dan juga Kitab Negarakertagama,

Ciri-ciri Historiografi tradisional Islam.

Masih mengandung unsur mitos, Sudah mengenal kronologis dan masih Bersifat etnosentris.

Contoh dari historiografi tradisional Islam adalah adanya hikayat raja-raja pasai, hikayat rakyat Aceh. Babad Tanah Jawi, babad Giyanti dan juga babad Demak.

Historiografi  Masa kolonial

Historiografi pada masa kolonial merupakan penulisan sejarah yang muncul semasa kolonialisme di Indonesia seperti kolonialisme Belanda spanyol portugis hingga Jepang.

Fokus utama dari historiografi kolonial adalah untuk memperkuat kedudukan mereka di Indonesia melalui tulisan-tulisan tersebut. 

Ciri-ciri historiografi pada masa kolonial ini adalah. Nedeerlandese/Eropasentrisme, bersifat mitologis, bersifat subjektif mengabaikan sumber lokal bersifat tentang sejarah orang-orang dan juga bersifat diskriminatif.

Contoh dari historiografi pada masa kolonial ini adalah History Of Java pada 1817 karya Thomas S Raffles, geshiedenis Van Indonesie karya Hj De graaf.

Historiografi Modern

Munculnya historiografi modern ini adalah tuntutan dari kebenaran dari fakta-fakta sejarah yang dimulai dari penetapan metode penelitian an-naba teknik pengarsipan hingga result rekontruksi Melalui sejarah lisan. 

Hal ini bisa dilihat dari prinsip-prinsip metodologi penelitian sejarah seperti historiografi modern ini adalah adanya pemberontakan pada petani Banten pada tahun 1888 yang ditulis oleh Sartono kartodirdjo.

Hingga adanya Revolusi Pemuda karya benedict Anderson. Tentunya historiografi modern ini sudah sesuai dengan zaman modern seperti saat ini yang lebih objektif dan juga kritis terhadap berbagai macam peristiwa sejarah.

Ciri-ciri geografi modern ini adalah bersifat metodologis yaitu para sejarawan diwajibkan untuk menggunakan kan penelitian yang bersifat ilmiah, bersifat kritis historis yaitu,

peneliti sejarah wajib menggunakan pendekatan multidimensional, Serta sebagai bentuk kritik terhadap historiografi nasional yang dianggap menghilangkan unsur asing dalam proses pembentukan Indonesia. Kemudian adanya peran dari rakyat kecil.

Nah itulah tadi pengertian dari Historiografi dan juga jenis-jenis dari Historiografi, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan salam jasmerah.

Load comments