Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Langkah-langkah Penelitian Sejarah yang benar

langkah-langkah-penulisan-sejarah
Ilustrasi Penulisan Sejarah


Hai Historian, Jauh sebelum kita terlahir kedunia ini tentu sudah banyak sekali peristiwa atau kejadian yang sudah tercatat dalam sejarah. Bahkan karena kejadian tersebut sangat mempengaruhi pola kehidupan manusia ataupun peradaban-peradaban selanjutnya. 

Nah untuk mengetahui bagaimana hal tersebut bisa terjadi maka kita harus terlebih dahulu mengetahui bahwa kejadian tersebut memang benar adanya. Hal tersebut tentu dilakukan dengan penelitian sejarah yang memiliki metode atau langkah-langkah dalam penelitian sejarah ini. Berikut ini adalah langkah-langkah penelitian sejarah yang benar.

1. Pemilihan Topik Penelitian

Sama seperti penelitian pada umumnya, Penelitian sejarah ini juga memiliki langkah-langkah yang harus dilakukan agar apa yang diteliti tersebut bisa dibuktikan dan juga dijelaskan secara terperinci dan didukung oleh bukti-bukti yang otentik dengan kajian yang dibahas. Sehingga sebelum kita melakukan penelitian kita terlebih dahulu harus mengetahui apa topik yang akan dibahas sehingga peneliti bisa lebih fokus terhadap topik yang ia kaji. 

  • Apa atau What ? 

Apa yang ingin dikaji dalam sebuah penelitian agar dapat dengan mudah menentukan topik penelitian.

  • Siapa atau Who ? 

Siapa yang ingin kalian jadikan Sumber bisa benda ataupun kejadi yang masih bisa kalian temui sumber-sumbernya.

  • Dimana atau Where ?  

Dimana letak atau tempat yang ingin kalaian teliti maksudnya adalah agar bisa lebih spesifik dalam melakukan penelitian sejarah tersebut.

  • Kapan atau When ?

Tentu dalam melakukan penelitian yang baik kita harus mengetahui dan menetapkan waktu dari kejadi sejarah tersebut.  Dan hal tersebut harus memiliki bukti-buktyi atau narasumber yang kuat agar apa yang diteliti bisa memperkuat bahwa kejadian tersebut memang benar-benar terjadi dalam kurun waktu tertentu.

Kemudian jika sudah menetapkan hal tersebut masih terdapat lagi beberapa poin dalam memilih topik penelitian yaitu:

  • Bernilai
  • Orginalitas (Asli)
  • Praktis dan Efisien
  • Kesatuan
  • Relevansi
  • Bermanfaat dan Memotivasi

2. Pengumpulan Sumber (Heuristik)

Pengumpulan sumber atau heuristik ini merupakan langkah penting dalam melakukan penelitian sejarah. Karena dengan tahap ini peneliti bisa mencari, mengumpulkan data-data yang relevan sesuai dengan topik penelitian dengan tujuan agar memperkuat bahan penelitian dan untuk mengetahui pristiwa atau kejadian terkait dari topik penelitian tersebut.

Dalam melakukan pengumpulan sumber ini peneliti biasa melakukan beberapa hal yaitu:

  • Menggunakan metode kepustakaan ataupun Arsip
  • Mengunjungi tempat kejadi bersejarah 
  • Mencari/menemui Narasumber yang dianggap mengetahui pasti kejadi sejarah tersebut.

Dalam pembagiannya sumber-sumber sejarah ini juga dibagi kedalam 2 bagian yaitu:

Sumber Primer 

Sumber Primer adalah sumber asli yang berkaitan langsung dengan kejadi, ataupun berupakan data-data yang masih sezaman dengan kejadi sejarah yang ingin diteliti.

Sumber Sekunder

Sumber sekunder adalah sumber yang berasal dari sumber utama yang diambli dari sumber-sumber Primer yang kemudian diambil inti sari tersebut dari tangan kedua atau bisa dibilang sumber yang tidak sezaman dari topik penelitian. contohnya adalah skripsi, tesis, desertasi yang kemudian dijadikan bahan rujukan dari penelitian sejarah.

3. Verifikasi Sumber

Verifikasi sumber ini bisa diartikan adalah pemeriksaan kembali guna menguji kebenaran dari kejadian sejarah berdasarkan sumber yang telah didapat sebelumnya. Verifikasi ini mengkaji dua hal yaitu keaslian sumber Autetisitas dan juga Keterandalan sumber atau Realibilitas. Dan dalam pengujiannya menggunakan kritik Ekstern (fisik) dan juga Intern (Isi). 

4. Interpretasi Atau Penafsiran

Setelah melakukan verifikasi maka langkah selanjutnya yang dilkukan oleh peneliti adalah Interpretasi maksudnya adalah peneliti menafsir dan kemudian merangkai kejadian atau topik penelitian agar berkesinambungan dan  dan kronologis sehingga daopat diterima oleh ilmu penelitian.

Dalam melakukan Interpretasi ini tentunya harus bersifat deskriptif dan juga selektif sehingga menghindari kesalahan tafsir dalam penelitiannya. sehingga peneliti harus cermat dalam melakukan interpretasi ini agar relevan dan sesuai dengan kajian sejarah.

5. Historiografi atau Penulisan

Historiografi merupakan tahap paling akhir dalam penulisan sejarah. Dan menjadi langkah terakhir yang dilakukan oleh para peneliti agar dalam penyusunan memiliki penyampain yang baik berdasarkan fakta-fakta penelitian. Sehingga dalam penulisan tidak boleh dilakukan sembarangan. 

Langkah-langkah penelitian historiografi ini dibagi menjadi 2 yaitu:
  • Historiografi Naratif
Historiografi Naratif adalah penulisan sejarah yang berisi rekam jejak dari kejadian dalam waktu atau kejadian tertentu.
  • Historiografi Strukturalis
Historiografi Strukturalis adalah penulisan yang berisi tentang perubahan yang terjadi di masyarakat dan bisa dibilang bahwa historiografi strukturalis ini lebih kebidang sosial.

Sehinggan dengan penggabungan bentuk penulisan sejarah ini akan menampilkan usur-unsur topik yang menarik dan sesuai dengan fakta-fakta sejarah tersebut.

Mungkin itulah tadi langkah-langkah dalam penulisan sejarah semoga informasi ini bisa bermanfaat.



3 comments for "Langkah-langkah Penelitian Sejarah yang benar"