Sejarah Muhammadiyah latar belakang hingga perkembangannya

Sejarah Muhammadiyah latar belakang hingga perkembangannya

sejarah muhammadiyah

Hi Historian, Sudah tau kan kalau di Indonesia sendiri Islam merupakan agama terbesar, bahkan menjadi yang terbesar di dunia. Tentunya tak asing lagi jika terdapat suatu organisasi Islam di dalamnya, sehingga kali ini kita akan membahas salah satu organisasi terbesar yang ada di Indonesia yaitu Muhammadiyah. 


Sebagai organisasi yang memurnikan ajaran Islam, Muhammadiyah memiliki sejarah yang cukup panjang dalam catatan sejarah di Indonesia, pastilah sangat menarik untuk kita bahas dalam pembahasan kali ini.


Berdirinya Organisasi Muhammadiyah ini untuk membangun kembali tata sosial dan juga pendidikan islam serta mengembalikan ajaran islam yang telah banyak terjadi penyimpangan di berbagai wilayah di Indonesia dengan alasan adaptasi yang berujung kepada kemusyrikan. 


Sehingga berdirinya Muhammadiyah ini untuk berusaha mewujudkan ajaran islam yang bukan hanya bersifat pribadi/statis melainkan bersifat dinamis dan menjadi kedudukan diatas kepentingan pribadi, hal tersebut seperti yang  diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.


Berikut ini adalah penjelasan mengenai latar belakang, sejarah serta tujuan dari berdirinya organisasi Muhammadiyah di Indonesia yang telah dirangkum dari berbagai sumber.


1. Sejarah berdirinya Muhammadiyah

Organisasi Muhammadiyah didirikan oleh Muhammad Darwis atau akrab dipamggil sebagai KH. Ahmad Dahlan di kampung Kauman Yogyakarta pada tanggal 18 November tahun 1912 Dzulhijjah tahun 1330 Hijriyah. 


Dilansir dari Muhammadiyah.or.id terbentuknya organisasi muhammadiyah ini pada mulanya ketika KH Dahlan pulang dari ibadah haji tahun 1903. Beliau melihat banyak sekali perbedaan ajaran islam yang murni dengan yang ada di Indonesia saat itu. 


Terlebih ketika itu masyarakat banyak yang melakukan maksiat hingga perbuatan syirik, sehingga dari sini beliau terfikir untuk membuat dan memperbaiki akidah dan juga ajaran islam yang melenceng tersebut kepada masyarakat saat itu. kemudian beliau pun mendirikan suatu organisasi yang kemudian kita kenal saat ini dengan nama Muhammadiyah.


Organisasi Muhammadiyah ini didirikan untuk memberikan pembaruan dan juga meningkatkan pendidikan di masyarakat. beliau pun kemudian mendirikan sekolah dasar dan juga Sekolah Lanjutan yang diberi nama sebagai hogere school Moehammadijah yang sekarang dikenal sebagai Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah di wilayah Jogjakarta.


Menurut Adaby Darban yang merupakan seorang ahli sejarah dari UGM. Beliau kemudian menyatakan dalam catatannya, bahwa nama Muhammadiyah ini memiliki arti sebagai pengikut dari Nabi Muhammad. 


Penamaan ini pada mulanya diusulkan oleh kerabat sekaligus sahabat dari kyai Ahmad Dahlan yang bernama Muhammad Sangidu yang merupakan seorang ketib anom di keraton yogyakarta serta tokoh pembaruan yang kemudian menjadi seorang penghulu dari keraton yogyakarta. 


Hal tersebut kemudian diputuskan oleh Kyai Ahmad Dahlan melalui salat istikharah. dalam hal ini merupakan pilihan berdasarkan bentuk spritual yang tinggi seperti halnya kiai dan juga  pesantren. Dan dari hal tersebutlah kemudian disepakatilah nama Muhammadiyah oleh KH Ahmad Dahlan sebagai organisasi yang berdiri hingga saat ini.


2. Latar Belakang Berdirinya organisasi Muhammadiyah

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan lahirnya organisasi Muhammadiyah, yaitu sebagai berikut:

Kegelisahan dan juga keprihatinan sosial,  seperti kebodohan, kemiskinan, hingga keterbelakangan Umat. Kemudian faktor kegilasahan religius yaitu banyaknya penyimpangan yang terjadi di masyarakat seperti perbuatan takhayul, mabuk-mabukan, judi dan lain-lain.

Kemudian akibat kegelisahan moral yaitu karena kaburnya batas antar hal baik dan buruk (tidak boleh dilakukan).

 

2. Faktor berdirinya organisasi Muhammadiyah

Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang bergerak dalam melaksanakan dakwah Amar ma'ruf nahi munkar dengan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam yang murni.


Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat memahami prinsip ajaran Islam sebenarnya, serta dapat menjalankannya dengan baik tanpa adanya pengaruh dan juga tradisi atau budaya lain yang bertentangan dengan Islam.


Ajaran yang dimaksud itu sangatlah beragam mulai dari Aqidah, Ibadah, Akhlak hingga Muamalat duniawiyah. Hal inilah yang menjadi pokok pembahasan yang harus dilaksanakan dengan baik dalam kehidupan seseorang maupun dalam bermasyarakat.


Sehingga diharapkan dengan berdirinya organisasi Muhammadiyah ini dapat mewujudkan agama Islam yang sebenarnya, yang menjadi rahmatan lil alamin dalam kehidupan di dunia, terlebih ketika itu masyarakat banyak yang melenceng dari ajaran islam yang sebenarnya sehingga beliaupun membentuk pembaruan melalui pendidikan dan juga melalui media dakwah.


3. Tujuan Berdirinya organisasi Muhammadiyah

Sebagai salah satu organisasi islam terbesar di Indonesia tentu Muhammadiyah ini memiliki tujuan, Berikut ini adalah tujuan berdirinya Muhammadiyah berdasarkan Aggaran Dasar Muhammadiyah Bab 3 Pasal 6 yaitu sebagai berikut:

1. Menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujudnya ajaran islam yang sebenarnya.
2. Mendirikan masyarakat Tauhid, yang moderat, teladan, ikluisif dan juga toleran, serta solid dan 
Peduli terhadap sesama.
3. Berusaha untuk mewujudkan ketentraman, keamanan, keharmonisan, kemakmuran serta menghindari dosa-dosa yang berkepanjangan.
Dan juga mendirikan pendidikan uanh sesuai dengan syariat islam.

 

4. Perkembangan organisasi Muhammadiyah

Setelah KH. Ahmad Dahlan beehasil mendirikan organisasi Muhammadiyah pada tahun 1912, kemudian setelah beberapa tahun berdiri baru pada tahun 1917 ketika itu terjadi sebuah kongres di Yogyakarta yang diadakan oleh Budi Oetomo. 


Kala itu  KH. Ahmad Dahlan sebagai tuan rumah berhasil memukau para anggota melalui pidato dan juga visinya tersebut. Sehingga setelah longres tersebut banyak permintaan untuk mendirikan cabang Muhammadiyah di berbagai wilayah.


Kemudian memasuki tahun 1920 setelah berkembang di Jawa barulah kemudian organisasi ini menyebar keberbagai wilayah yang ada di Indonesia ketika itu mulai memasuki tahun 1921 dan terus bertahan hingga saat ini.

5. Bukti dan Peran Organisasi Muhammadiyah

Sudah banyak bukti dan juga peran organisasi Muhammadiyah ini sejak awal berdirinya, mulai  dari perubahan terhadap pemikiran hingga berbagai hal penting lainnya, berikut ini adalah bukti dan peran Muhammadiyah di Indonesia.

1. Berkembannya Pendidikan yang berada dibawah naungan Muhammadiyah.
2. Berdirnya Panti Asuhan, Rumah Sakit, pemyuluhan, panti Jompo, Panti Asuhan dan masih banyak lagi.

Nah itulah tadi penjelasan mengenai sejarah berdirinya organisasi Muhammadiyah semoga informasi ini bisa bermanfaat, dan jika ada kesalahan dalam penyampaian saya mohon maaf, sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.
Load comments