Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wilayah terkuat di Indonesia yang sulit ditaklukan Belanda

wilayah yang sulit ditaklukan Belanda
Ilustrasi dari Perang Aceh

Hai Historian, Sudah kita ketahui bahwa Kolonialisme bangsa asing di Indonesia sudah terjadi sejak ratusan tahun. Dimulai dari kedatangan Portugis hingga Jepang. Namun terdapat beberapa wilayah yang sangat sulit untuk ditaklukan oleh Pihak Asing khususnya Belanda yang cukup lama menjajah Indonesia. Meskipun beberapa wilayah lain sudah berhasil dikuasai namun wilayah ini butuh tenaga ekstra bagi pihak Belanda untuk menjajahnya, penasarankan wilayah mana saja yang sulit untuk ditaklukan tersebut, Berikut ini adalah 5 wilayah terkuat di Indonesia yang sangat sulit untuk ditaklukan oleh Belanda.

1. Aceh 

Aceh merupakan wilayah paling utara yang ada di Sumatera. Aceh juga dikenal sebagai pintu gerbang masuknya berbagai bangsa yang datang ke Nusantara. Tentu sangat wajar jika pihak Belanda begitu menginginkan wilayah ini jatuh dalam kekuasannya. Mengingat Aceh sebagai jalur masuk yang sangat potensial dan sangat berharga, Namun tahukah kamu ternyata Belanda tidak mudah dalam menguasai wilayah Aceh ini bahkan Belanda membutuhkan waktu sekitar 41 tahun untuk mengusasi wilayah ini.

Hal ini terlihat ketika pertama kalia Belanda datang ke Aceh sekitar tahun 1850 dan mulai ingin menguasai wilayah ini sekitar tahun 1870. Sulitnya pihak Belanda dalam menaklukan Aceh tentu tidak terlepas dari kuatnya armada tempur dari Aceh yang dibantuk oleh rakyat dalam mempertahankan wilayah mereka  secara sporadis, terlebih mereka juga sangat membenci Belanda yang terkenal sangat licik tersebut sehingga pihak Belanda pun dibuat kocar-kacir menghadapi pejuang dari  Aceh ini.  

2. Nias

Nias merupakan wilayah yang dikenal karena kekayaan Alamnya. Bahkan jauh sebelum kedatangan pihak Belanda rakyat di Nias ini juga sudah terbiasa sekali dalam pertempuran. Sehingga ketika belanda berupaya untuk menguasai wilayah ini tentu tidak akan semudah yang dibayangkan. Hal ini terlihat karena pihak belanda membutruhkan waktu nyaris 1 abad dalam menaklukan wilayah ini. Tepatnya adalah 90 tahun yang dimulai sejak 1825 dan baru berhasil pada tahun 1814, hal ini dikarenakan belanda menggempur habis wilayah ini dengan sekuat tenaga dan jumlah pasukan yang besar. Sehingga membuat para pejuang dari nias ini akhirnya menyerah.


3. Bali 

Bali yang dikenal sebagai Pulau dewata ini ternyata tak luput dari serangan pihak Belanda. Mereka membutuhkan waktu setidaknya 62 tahun dalam mengusai wilayah Bali yang dimulai dari tahun  1846 dan baru berhasil menaklukannya pada 1908. hal ini dikarenakan Bali saat itu dikuasai oleh kerajaan-kerajaan yang tidak ingin begitu saja menyerahkan wilayahnya kepada pihak asing sehingga mereka melakukan perlawanan sekuat tenaga dalam menghalau serangan-serang yang dilakukan oleh pihak Belanda. Namun apalah daya karena serangan dan taktik licik yang dilakukan oleh belanda akhirnya wilayah inipun akhirnya tumbang pada tahun 1908. 

4. Tapanuli

Selain wilayah Aceh yang ada dibagian Sumatera ternyata ada juga wilayah lainnya yang sulit untuk dikuasai oleh belanda yaitu Tapanuli. Belanda yang berambisi setelah berhasil menguasai ceh dan ingin menguasai secara penuh wilayah Sumatera tentu tidak akan membiarkan satu wilayah pun lepas dari genggaman mereka tak terkecuali adalah Tapanuli. Wilayah ini dahulu sudah terdapat kerajaan Batak yang sudah dimulai sejak tahun 1878 hingga berhasil takluk ketik kerajaan ini  dipimpin oleh Sisingamangaraja VII pada tahun 1907. Sehingga setelah berhasil mengalahkan kerajaan ini akhirnrya Belanda secara resmi menyatakan bahwa mereka telah berhasil mengusai wilayah di Tapanuli ini beserta kekuasaan dari kerajaan batak tersebut.

5. Jambi 

Wilayah jambi dahulu sudah dikenal karena kekayaan alamnya yang melimpah bahkan hingga diekspor ke berbagai wilayah di Eropa. Saat itu yang menjadi Primadona dari wilayah jambi adalah Lada. Karena salah satu bumbu dapur ini sejak dahulu sudah sangat digemari oleh Bangsa Asing khususnya Eropa yang bahkan mereka ini menghargai Lada dengan harga yang sangat tinggi kala itu. Sehingga tentu saja pihak Belanda yang mengetahui hal tersebut tidak akan melepaskan wilayah ini begitu saja.

Belanda berhasil masuk ke wilayah Jambi ini dimulai pada tahun 1833 hingga berkakhirnya pada tahun 1904 ketika wilayah jambi dikuasai oleh raja Thaha Syaifuddin bin Muhammad karena gemouran yang tiada henti dan pasukan yang tidak berimbang membuat wilayah inipun akhirnya tumbang juga kurang lebih sekitar 71 tahun lamanya mereka berjuang melawan kolonialisme Belanda.

Nah itulah tadi beberapa wilayah yang sangat sulit untuk dikuasai oleh Belanda, Hal ini tentu tidak terlepas dari perjuangan mereka dalam mempertahankan wilayahnya agar tidak dikuasai oleh bangsa Asing terutama Belanda yang dengan penuh ambisi dan berbagai tipu daya yang mereka lakukan akhirnya wilayah inipun akhirnya menyerah dan terpaksa tunduk dibawah kolonialisme Belanda yang licik tersebut.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat ya dan jika ada saran ataupun pertanyaan dapat kalian sampaikan juga dikolom komentar ya, sampai jumpa di pembahasan selanjutnya salam jasmerah.


Post a Comment for "Wilayah terkuat di Indonesia yang sulit ditaklukan Belanda"