Dampak Kedatangan bangsa Eropa bagi Indonesia di berbagai bidang

Dampak Kedatangan bangsa Eropa bagi Indonesia di berbagai bidang

dampak kedatangan bangsa eropa di Indonesia

Inilah berbagai dampak yang terjadi akibat kedatangan bangsa Barat di indonesia di berbagai bidang.

Deltabuana.com-Telah kita ketahui bahwa Indonesia ini telah mengalami masa penjajahan dari berbagai macam negara mulai dari Portugis, Spanyol Belanda,Prancis inggris, hingga Jepang. Penjajahan tersebut tentu sangat mempengaruhi berbagai macam aspek kehidupan yang dialami oleh masyarakat yang ada di Indonesia kala itu.


Sehingga hal itu menyebabkan berbagai macam perubahan dan juga struktur kehidupan yang ada di Indonesia. Apa saja hal-hal yang berdampak terhadap kedatangan bangsa Eropa bagi Indonesia dari berbagai aspek tersebut berikut ini adalah penjelasannya. 


Bidang Politik 

Akibat masa kolonialisme bangsa Eropa di Indonesia mengakibatkan pecahnya kekuasaan dari kerajaan yang ada di Indonesia kala itu. Hal ini disebabkan oleh intervensi dari pemerintah kolonial terutama pihak Belanda yang melakukuan tindakan politik devide at impera atau politik adu domba yang berhasil mempengaruhi para penguasa untuk saling membenci dan tunduk terhadap kolonial Belanda. Sehingga Belanda pun berhasil mengatur beberapa kebijakan baru yaitu: 

  • Membagi wilayah Hindia Belanda khususnya menjadi 9 prefektur dan 30 Reganschap. 
  • Setiap prefektur akan dipimpin oleh prefek yang merupakan orang Eropa sedangkan tiap reganschap atau lebih dikenal sebagai Kabupaten bagai akan dipimpin oleh bupati yang berasal dari orang-orang yang merupakan seorang bangsawan. 
  • Prefektur dan juga regent ini berada di bawah gubernur jenderal yang memiliki kedudukan sebagai pemimpin tertinggi dari pemerintah kolonial Belanda. 
  • Gubernur Jenderal itu dibantu oleh 6 Departemen yaitu kehakiman, keuangan dalam negeri, kebudayaan dan kepercayaan, ekonomi serta Kesejahteraan Rakyat. 
  • Perubahan dalam bidang politik pemerintahan terjadi akibat kebijakan politik yang bernama Pak neerlandica di akhir abad 19 menuju awal abad ke-20. 

Sedikit info ya: prefektur di masa pemerintahan Belanda sama saja dengan provinsi di masa kini. Sedangkan dengan Regantschap atau keresidenan merupakan suatu wilayah yang terdiri dari beberapa afdeling yaitu Kabupaten. Dan secara struktur Regantschap masih berada di bawah kekuasaan provinsi namun diatas dari kabupaten. 


Bagi kalian yang belum tahu apa itu pax netherlandica jadi Pak Jenderal Andika ini adalah suatu perubahan sistem pemerintahan dan juga administrasi tradisional menuju ke administrasi yang modern. Hal ini diterapkan untuk mengantisipasi dan menggantikan posisi penting pemerintahan daerah ke tangan pemerintah kolonial Belanda dengan cara mengangkat dan juga mengaji para pegawai yang menduduki suatu jabatan atau birokrasi tersebut. 


Sedangkan jabatan tertinggi yang bisa didapatkan oleh penduduk pribumi adalah bupati dan dibawahnya terdapat wedana dan juga Patih. Ternyata bentuk dan juga sistem politik pemerintahan di Indonesia sekarang ini,


Merupakan suatu sistem yang bernama Trias Politika yang telah dijalankan oleh pemerintah kolonial Belanda. Hal ini telah dilakukan oleh suatu badan yudikatif pemerintah kolonial Belanda dan membagi peradilan menjadi tiga macam berdasarkan golongan masyarakat di kawasan Hindia-belanda kala itu. 


Badan tersebut juga ternyata membagi masing-masing peradilan untuk orang Eropa, orang timur asing dan juga peradilan bagi orang pribumi sedangkan dalam Badan Legislatif pemerintah kolonial Belanda membentuk yang namanya volksraad atau dewan rakyat pada tahun 1918. 


Pengaruh Bidang budaya 

Kedatangan bangsa Eropa ke nusantara tentu mempengaruhi juga di bidang budaya. Pengaruh tersebut sangatlah beragam mulai dari kosakata, bahasa, musik, tari, pakaian, arsitektur, seni, hingga cara berpikir. 


Salah satu contohnya adalah kata-kata berasal dari serapan bahasa Eropa seperti sepatu dalam bahasa Portugis Sepato bangku dalam bahasa Portugis Bangco, sandal dalam bahasa Belanda Saandal, telepon dalam bahasa Inggris telepon, kelas dalam bahasa Belanda klas. 


Itulah tadi sedikit pengaruh dari budaya bangsa Eropa terhadap kebudayaan di Indonesia. Selain itu bangsa Eropa juga memperkenalkan berbagai macam musik serta tarian seperti dansa dan juga bangunan-bangunan yang kini menjadi saksi bisu terhadap segala bentuk peristiwa di masa lampau. 


Bangunan tersebut dapat kalian lihat di berbagai wilayah yang ada di Indonesia bahkan kebanyakan hingga saat ini bangunan tersebut diabadikan sebagai museum atau tempat untuk wisata. 


Pengaruh Bidang sosial 

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia ini membawa dampak yang cukup besar terutama di bidang sosial baru yang berasal dari bangsa Eropa hal ini tidak terlepas dari kedatangan bangsa Portugis yang membawa semangat 3G atau Gold Glory dan Gospel yang salah satunya adalah Penyebaran agama Kristen dan Katolik di Indonesia. 


Dan sosok atau tokoh yang paling terkenal dalam penyebaran agama Nasrani ini adalah Fransiskus Xaverius yang merupakan seorang misionaris dari Portugis dan pernah mendarat di Maluku pada tahun 1546 hingga 1547 dan sosok ini pula ditetapkan sebagai orang suci oleh Gereja Katolik. 


Pengaruh Bidang ekonomi 

Datangnya bangsa Eropa ke Indonesia ini juga mempengaruhi bidang ekonomi seperti diperkenalkannya mata uang ketika masa pemerintahan Raffles serta adanya Kebijakan sistem sewa tanah. 


Akibat kebijakan tersebut memunculkan adanya sistem perbankan modern di kawasan Hindia Belanda atau Indonesia saat ini contohnya adalah the Javanese bank, yang merupakan bank modern pertama hindia-belanda yang muncul pertama kali di Batavia tahun 1828. 


Selanjutnya adalah berkembangnya perekonomian setelah pembangunan Jalan Raya Pos anyer-panarukan yang didukung oleh jaringan transportasi khususnya kereta api yang muncul pada masa sistem tanam paksa.


Jaringan ini berkembang di wilayah Hindia Belanda sebagai sarana pengantar hasil dari perkebunan dan juga digunakan sebagai transportasi masyarakat makan akibat pengaruh di bidang ekonomi ini beberapa diantaranya masih bisa kita rasakan hingga saat ini. 


Pengaruh Bidang pendidikan 

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia membawa pengaruh yang besar terutama bidang pendidikan. Dan pendidikan pertama dari bangsa Eropa adalah agama Katolik dengan membangun sekolah untuk para kaum pribumi di wilayah Maluku. 


Hal ini dikarenakan pendidikan merupakan suatu hal yang dianggap penting oleh pemerintah kolonial hal ini juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor swasta dan juga pemerintahan.


Namun tentu saja masih dibedakan antara rakyat biasa dan juga para bangsawan. Contohnya adalah algemene middelbare school yang setara dengan SMA dan bertujuan untuk menyiapkan murid ke perguruan tinggi, kemudian ada Holland indischool yang diperuntukan untuk kaum pribumi sedangkan anne-marie bright lager onderwijs hanya bisa dimasuki oleh golongan priyayi atau para bangsawan. 


Ada pula sekolah kejuruan yang setingkat dengan Universitas yaitu school tot opleiding Van Indische artsen (stovia) dan juga Netherland indies Artssenschool atau Nias.


Sekolah stovia ini didirikan untuk melahirkan dokter-dokter menangani berbagai macam penyakit di Hindia Belanda, dan stovia ini menjadi cikal bakal dari lahirnya Universitas Indonesia atau UI terutama di bidang fakultas kedokteran. Kemudian ada juga yang namanya technische hogeschool atau THS yang merupakan sekolah tinggi teknik. 

Akibat berkembangnya pendidikan di kawasan Hindia Belanda ini melahirkan golongan elit baru pada masyarakat Indonesia dan golongan inilah yang nantinya membawa perubahan besar bagi perjuangan bangsa Indonesia hingga mencapai kemerdekaan. Tentunya pengaruh di bidang politik ini sangatlah bernilai positif bagi masyarakat Indonesia. 


Demikianlah beberapa penjelasan mengenai dampak dari kedatangan bangsa Eropa bagi Indonesia di berbagai bidang kalau kamu memiliki pertanyaan dan juga saran maka dapat kalian sampaikan di kolom komentar sampai jumpa di pembahasan selanjutnya salam jas merah.

Load comments