Sejarah VOC Lengkap dengan Penjelasannya

Sejarah VOC Lengkap dengan Penjelasannya

Sejarah Voc dan tujuan berdirinya

DELTABUANA.COM-Sudah ketahui bahwa bangsa Belanda merupakan salah satu bangsa di Eropa yang pernah datang ke Indonesia. Pada mulanya mereka datang dengan tujuan hanya untuk mempertahankan mencari sumber rempah-rempah.

Salah satunya adalah VOC atau Vereenigde oost Indische Compagnie yang merupakan suatu kongsi dagang milik Belanda. Sejak kedatangan VOC ke tanah Nusantara ini menjadi pintu gerbang bagi kolonialisme Belanda di Indonesia.

BACA JUGA: awal Mula Kolonialisme Belanda di Indonesia

Meskipun pada mulanya mereka tidak memiliki niat untuk menjajah atau menguasai wilayah Indonesia namun karena Ambisi dan juga tekad untuk menguasai jalur perdagangan, selain itu kekayaan alam yang ada di Indonesia terutama sumber rempah-rempah membuat mereka akhirnya melakukan monopoli perdagangan.

Berikut ini adalah sejarah dari berdirinya VOC mulai dari latar belakang, tujuan hingga penyebab bubarnya VOC tersebut.

Sejarah berdirinya VOC

Awal mula terbentuknya VOC ini karena sering terjadinya perselisihan dan juga persaingan di antara kalangan para pedagang orang-orang belanda sehingga dibentuklah suatu kongsi dagang yang isinya para pedagang yang tersebut. Maka terjadilah perundingan yang diselenggarakan pada tanggal 15 Januari tahun 1602.

Perundingan itu dilakukan antara Staten generaal yaitu dewan perwakilan, dengan Para pengurus perusahaan dagang dari Holland dan juga perusahaan Zelland yang telah terbentuk sejak tahun 1596 dan juga 1602 mereka ini adalah para pedagang yang telah lebih dulu Berdagang di Kepulauan Hindia Timur.

Saat itu dewan perwakilan diwakili oleh pengacara yang terkenal yaitu Johan Van oldenbarnevelt dan pada keputusan sidang tersebut pendapat dari dewan perwakilan yang diwakilkan oleh johan diterima oleh penguasa Belanda kala itu.

Maka Sejak saat itu setiap para pedagang yang ingin melakukan perdagangan terutama di kawasan Asia harus bergabung dengan kongsi dagang VOC dengan cara pembelian saham atau pun membeli barang di pusat pelelangan negeri Belanda dengan komoditi utamanya adalah rempah-rempah.

BACA JUGA: Pengertian,fungsi dan Jenis Museum

Sebagai catatan: Menurut F.S, Gaastra, VOC ini terbentuk dari gabungan antara 6 perusahaan kecil dari Belanda yang diprakarsai oleh pemerintah Belanda (Staten General). Dan terdapat 17 Tuan yang memimpin didalamnya.

VOC yang berarti Vereenigde Oost Indische Compagnie dapat diartikan sebagai perserikatan dagang yang berasal dari Belanda atau Persekutuan dagang Hindia Timur, yang didirikan pada 20 Maret tahun 1602. Latar belakang dari berdirinya VOC ini juga tidak terlepas dari Vasco Da Gama pada tahun 1497 dan 1498 yang berhasil sampai di kawasan India melalui Tanjung Harapan.

Semenjak memasuki abad ke-16 M perdagangan sangat didominasi oleh bangsa Portugis yang memasuki tahun 1591 Portugis bekerja sama dengan negara Jerman dan juga Spanyol menggunakan Pelabuhan Hamburg sebagai tempat pendistribusian barang-barang di kawasan Asia.

BACA JUGA: Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia

Sehingga hal tersebut membuat jalur pelayaran pun berubah dan Belanda tidak lagi menjadi tempat persinggahan para pedagang yang datang hal ini dikarenakan belanda sudah tidak lagi menjadi pilihan utama.

Hal inilah yang kemudian membuat Belanda akhirnya khawatir sehingga mereka pun memutuskan untuk melakukan perdagangan rempah-rempah sendiri tanpa mengandalkan dari pada pedagang bangsa lain.

Awal mula kedatangan Belanda ke Indonesia

Tahun 1595 hingga tahun 1597 Jan Hyughen Van Linshoten bersama dengan Cornelis de Houtman berhasil menemukan jalur rahasia bangsa Portugis hingga mereka berhasil sampai di Banten saat itu telah menjadi pelabuhan dagang.

Cornelis de Houtman dkk datang gunakan 4 kapal ekspedisi, kemudian mereka pun melanjutkan perjalanan melalui jalur pantai utara Jawa namun mereka mengalami serangan di wilayah Sedayu yang mengakibatkan sekitar 12 orang awak nya meninggal terbunuh.

Kemudian Cornelis de Houtman pun akhirnya kembali ke negeri Belanda dengan membawa rempah-rempah yang cukup melimpah. Sehingga Hal inilah yang nantinya membuat banyak para pedagang Belanda yang mencoba peruntungannya untuk datang ke Indonesia.

BACA JUGA: Dampak Kedatangan Bangsa Eropa Ke Indonesia

Pada saat itu juga tidak hanya ada VOC saja karena Inggris juga memiliki perusahaan dagang yang mulai berkuasa di kawasan Asia seperti British Indian Company dan juga dari Perancis dengan nama Frech East India Company. Sehingga Hal inilah yang menjadi persaingan dari bangsa Eropa untuk mendominasi perdagangan di Asia Timur.

Kemudian untuk menanggulangi permasalahan internal dan dapat bersaing dengan para pedagang dari bangsa lain belanda kemudian memberikan hak-hak kepada VOC agar nantinya dapat bersaing dan juga mendominasi perdagangan internasional. Berikut ini adalah hak istimewa (Ooktroi) yang dimiliki oleh VOC:
  • Hak untuk memonopoli perdagangan di kawasan Tanjung Harapan jatuh Ujung Selatan Benua Afrika hingga menuju Selat Magellan Ujung Selatan Benua Amerika.
  • Dapat mengadakan perjanjian dengan raja-raja adapun kepala pemerintahan di negeri tersebut
  • Memiliki Angkatan Perang sendiri Serta dapat memungkinkan perang dan mengadakan perjanjian perdamaian
  • Dapat mengangkat pegawai pegawai yang dibutuhkan
  • Dapat membuat mata uangnya sendiri
Sehingga berkat beberapa hak istimewa tersebut membuat VOC bertindak layaknya sebuah negara cara sendiri yang independen. Sehingga Hal inilah yang membuat semakin leluasa untuk menguasai kawasan perdagangan di Asia terutama di hindia Timur, bahkan mereka memiliki markas pusat di Batavia atau Jakarta saat ini. 


Tak hanya sampai di situ mereka juga memiliki markas cabang di kawasan di Maluku sebagai pusat penghasil rempah-rempah pulau Banda.

Tujuan utama didirikannya VOC

Telah kita ketahui bahwa latar belakang dari VOC tadi adalah untuk melakukan perdagangan serta menguasai jalur perdagangan internasional sehingga mereka dapat bersaing dengan para pedagang terutama Portugis Spanyol dan juga Prancis. Berikut ini adalah beberapa tujuan utama dari didirikannya VOC.

Memonopoli perdagangan

Tujuan utama dari didirikannya salah satunya adalah untuk menguasai perdagangan di kawasan Asia khususnya Hindia Timur. Sehingga hal inilah yang membuat kongsi dagang seperti VOC ini diberikan hak-hak Istimewa yang akhirnya melakukan monopoli perdagangan khususnya rempah-rempah yang pada saat itu merupakan komoditi paling dicari.

Mengurangi konflik dalam negeri dan persaingan internasional

Sebagai salah satu kongsi dagang paling kaya bentuk VOC memiliki tujuan untuk menghasilkan penghasilan sebanyak-banyaknya, namun untuk mewujudkan hal tersebut tentunya harus menghindari hal-hal yaitu konflik internal yang membuat mereka akhirnya membentuk suatu kongsi dagang yang lebih terstruktur sehingga menghindari konflik terhadap persaingan dagang dalam negeri. 

Selain itu juga untuk mengatasi persaingan dari bangsa lain terutama Spanyol, bugis dan juga Perancis yang pada saat itu telah memiliki beberapa apa tempat atau pelabuhan serta kongsi dagang mereka sendiri.

Membantu pendanaan negara

Dengan penghasilan yang tidak sedikit dan memiliki serta menguasai wilayah yang menjadi sumber rempah-rempah tentu penghasilan VOC ini tidak hanya digunakan oleh para pedagang saja, sehingga pada saat itu penghasilan yang didapat memberikan keuntungan bagi negara Belanda sendiri hingga mereka berhasil membangun perekonomian di di negaranya.

Menguasai wilayah dan juga kerajaan besar di Indonesia

Tujuan VOC tadi adalah untuk menguasai sumber rempah-rempah sehingga jika ada kawasan yang strategis mereka tentu akan tertarik dan ingin menguasainya namun jika ada di tempat tersebut terdapat kerajaan maka mereka akan melobinya ataupun menyerang ya jika Mereka menolak. Sehingga dengan cara apapun mereka harus bisa menguasai sumber rempah-rempah.

Mencari keuntungan sebanyak banyaknya

Tujuan VOC tentu mencari keuntungan dari setiap pedagang yang ada di kawasan Hindia Timur hal ini sejalan dengan Hak monopoli perdagangan yang dilakukan oleh VOC sehingga mereka bisa menghasilkan penghasilan yang sangat banyak makan ditempatkan sebagai kongsi dagang paling kaya sejagat berkat hak istimewa yang mereka miliki.

Jalannya sistem pemerintahan VOC 

Ketika berkuasa di Indonesia vOC dipimpin oleh Gubernur Jenderal pertama yaitu Pieter Both dan menetapkan wilayah Ambon sebagai pusat pemerintahan dari kongsi dagang Belanda tersebut kemudian pada tahun 1611 di Batavia atau Jayakarta di bangunan rumah dagang kecil yang digunakan sebagai kantor cabang nya. 


Dan setelah masa kepemimpinan Pieter pada tahun 1618 gubernur Jenderal VOC pun dipimpin oleh Jan pieterszoon Coen dan ia pun membuat gebrakan dengan membangun benteng setinggi 7 meter di wilayah Jayakarta yang dilengkapi dengan meriam sebagai bentuk pertahanan dan juga untuk menguasai wilayah tersebut. 

Sehingga akhirnya mereka pun berhasil menguasai wilayah pelabuhan di Jayakarta pada 30 Mei tahun 1619, kemudian mereka buat wilayah tersebut sebagai pelabuhan permanen miliknya yang digunakan juga untuk galangan kapal, gudang Pusat perdagangan administrasi hingga pusat pemerintahan di wilayah Asia. 

Berikut ini adalah beberapa Kebijakan apa yang diterapkan oleh VOC di Indonesia. (Secara Umum).

  1. Untuk menguasai pelabuhan dan juga mendirikan benteng serta paper melancarkan usaha monopoli perdagangan di Asia 
  2. Mengangkat seorang Gubernur Jenderal yang tujuannya adalah untuk memperkuat kedudukan VOC di wilayah jajahan 
  3. Melakukan politik devide at impera yaitu politik adu domba dengan tujuan untuk memecah belah serta rumah saya wilayah ataupun kerajaan di Indonesia. 
  4. Mempraktekkan hak oktroi yang telah diberikan sepenuhnya oleh pemerintah Belanda 
  5. Membangun markas di Batavia yang sebelumnya di wilayah banten dan juga Ambon 
  6. Melakukan pelayaran Hongi atau hongi tochten yaitu suatu peristiwa di mana perampasan, bukan rumah pemerkosaan, gunakanlah juga tuhan bagi rakyat Maluku. 
  7. Memiliki Hak ekstripasi yaitu hak untuk memusnahkan tanaman rempah-rempah yang dianggap melebihi ketentuan 
  8. Rakyat pribumi wajib untuk menyerahkan hasil bumi mereka seperti lada beras Kayu Manis karena gula Nila kapas dan lain-lain kepada pemerintah VOC. 
  9. VOC menerapkan sistem Priager Stelse yang dimulai sejak tahun 1723. Priager Stelse adalah aturan yang mewajibkan bagi rakyat Priangan untuk menanam kopi dan juga menyerahkan hasilnya kepada pemerintah VOC. 
  10. VOC berhak untuk mendapatkan monopoli perdagangan pala di kawasan Hindia dengan cara yang kasar serta melakukan pembantaian di Wilayah Banda pada tahun 1621.
Beberapa kebijakan tersebut tentunya ada yang berbeda setiap gubernur jenderal yang memimpin seperti contohnya ketika di bawah kepemimpinan Daendels membuat kebijakan dengan membubarkan Dewan Legislatif pendamping Gubernur Jenderal dan kemudian menggantikannya dengan dewan penasehat. Daendels juga membagi pulau Jawa menjadi 9 prefektur dan 31 Kabupaten. 

Yang mana kepala prefektur ini adalah suatu Residence yang membawahi beberapa orang Bupati dan Bupati ini diangkat sebagai pegawai pemerintah yang kemudian ia diberi penghasilan. Pada masa itu juga udah lulus membagi sistem hukum dengan tiga jenis peradilan yaitu untuk orang Eropa pribumi dan juga orang timur asing. 

Kebijakan VOC pada masa Van den Bosch, Kebijakan yang ia terapkan dikenal sebagai kebijakan pintu terbuka ya itu untuk menangani masalah internal juga eksternal kala itu. Selain itu dia juga melakukan sistem tanam paksa karena saat itu kondisi keuangan Belanda sangatlah memburuk dengan tujuan menargetkan perkembangan hasil pertanian dari daerah jajahan agar hasil panennya dapat meningkatkan kondisi keuangan Belanda. 

Keruntuhan VOC 

Setelah mengalami puncak kejayaan pada abad ke-17-18 M. VOC atau Vereenigde oostindische Compagnie yang telah berhasil menguasai beberapa wilayah yang ada di nusantara bahkan telah melakukan monopoli perdagangan dengan jumlah yang sangat besar selama ratusan tahun. 

Akhirnya VOC ini mengalami keruntuhan yang disebabkan oleh berbagai faktor hingga akhirnya VOC dibubarkan. Berikut ini adalah beberapa faktor dari penyebab runtuhnya VOC. 
  • Semakin luasnya wilayah jajahan yang menyebabkan kompleksnya permasalahan internal seperti membengkaknya anggaran yang harus dibayarkan kepada para pegawai. 
  • Banyaknya para pegawai pemerintah VOC yang melakukan tindakan korupsi seperti contohnya Van Hoorn yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal VOC ia telah menimbun kekayaan hingga 10 juta gulden sedangkan gaji resmi nyatanya hanya 710 dolar sebulan. 
  • Untuk menjadi pegawai VOC orang-orang menunggu beberapa orang sehingga disetujui. 
  • Besarnya biaya perang yang dikeluarkan merupakan salah satu penyebab runtuhnya VOC 
  • Negeri Belanda berhasil dikuasai oleh Perancis serta ketatnya persaingan kongsi dagang dengan Inggris EIC. 
  • VOC memiliki hutang yang sangat besar 

Sehingga beberapa faktor diatas merupakan penyebab dari runtuhnya VOC hingga akhirnya pemerintah Belanda pun menetapkan pada tanggal 31 Desember tahun 1799 untuk tidak memperpanjang kembali hak oktroi yang diberikan kepada VOC dan kemudian pada tanggal 1 Januari tahun 1800 VOC pun akhirnya resmi dibubarkan dan segala bentuk yang berkaitan dengan VOC segera ditindak dan diambil alih oleh pemerintah Belanda. 

Demikian rangkuman informasi mengenai sejarah VOC mulai dari latar belakang, tujuan hingga kerutuhannya. semoga informasi ini bisa bermanfaat. Salam Jas Merah.
Load comments