Situs Tegur Wangi kota Pagar alam Sumatera Selatan

Situs Tegur Wangi kota Pagar alam Sumatera Selatan


Situs Tegur wangi Pagaralam

Yuk melihat situs Megalith yang ada di Desa Tegur wangi kota Pagar alam Sumatera Selatan

kota Pagaralam merupakan kota yang memiliki pemandangan yang indah untuk dinikmati, sebagai kota yang dijuluki sebagai bumi basemah ini. Ternyata Pagaralam merupakan salah satu kota destinasi wisata yang ada di Palembang dan menyimpan banyak sekali peninggalan-peninggalan bersejarah yang telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Sebagai Kota yang dikelilingi oleh Bukit Barisan gunung Dempo ini membuat wilayah ini memiliki banyak sekali bebatuan Cadas dengan jenis seperti andesit yang pada zaman dahulu telah digunakan oleh manusia prasejarah untuk membuat berbagai macam benda atau peralatan yang mereka gunakan seperti halnya Lesung batu, dolmen, kubur batu ginga menhir.

Situs Tegur wangi Pagaralam

 

Kunjungan Ke Situs Tegur Wangi Bersama Ibu. L.R. Susanti, M.Hum


Objek Wisata Edukasi Sejarah di Desa Tegur Wangi

Salah satu peninggalannya adalah situs Tegur Wangi yang terletak di kecamatan Dempo Utara kota pagar alam Sumatera Selatan. Situs megalitik ini terletak di area persawahan yang ada di desa tegur wangi dan dialiri oleh sungai yang bernama sungai geramat dan juga Sungai ruang kering. Pada situs ini terdapat beberapa temuan arkeologi seperti menhir, Teratrerlith, arca, dolmen nggak batu bergores.

Sedangkan untuk Arca megalitik sendiri telah teridentifikasi sebanyak 3 buah yang telah dilindungi oleh pagar dan bangunan atau atap untuk melindungi situs ini dari kerusakan.

Menurut salah satu arkeolog yang berasal dari Belanda dia itu vander Hoop yang pernah datang ke Kota Pagaralam ia menyatakan bahwa terdapat mat 22 area yang memiliki situs megalitik sejak zaman prasejarah. Dari berbagai situs megalitik tersebut ditemukan berbagai macam artefak-artefak meskipun kondisinya saat ini sudah banyak yang rusak bahkan sebagian lagi masih banyak yang terkubur dan belum juga teridentifikasi.

Penyebab kerusakannya sendiri umumnya terdapat dua faktor yang pertama dari kondisi alam sedangkan yang keluar dari ulah manusia itu sendiri. Dalam penemuannya tersebut situs megalitik ini menggambarkan beberapa perwujudan ada yang berupa sosok tunggal antara manusia dan juga hewan dan yang kedua menggambarkan sosok yang lebih dari 1 Rupa atau jamak seperti manusia dengan manusia atau manusia dengan hewan.

Bentuk dari situs megalitik ini dalam penggambarannya berupa patung yang berbentuk manusia dengan karakter yang sangat apresiatif dimana bentuk dari matanya dikabarkan sangat besar atau menonjol keluar sedangkan untuk bentuk hidungnya berbentuk pesek dan bibir tebal. Sedangkan untuk posisi kepalanya sendiri berbentuk tegak dan memandang kearah depan dengan salah satu diantaranya ada yang agak ditekuk.

Saat ini situs ini sudah mulai dimanfaatkan sebagai objek edukasi sejarah yang ada di desa perguruan Kota Pagaralam. Meskipun lokasinya yang berada di area persawahan untuk saat ini situs ini telah diberikan perlindungan berupa atap dan juga di dikelilingi oleh pagar. Situs megalitik ini diyakini oleh masyarakat sebagai tempat dari pemukiman penduduk dan juga tempat pemujaan bagi masyarakat setempat di masa lalu.

Makan masyarakat saat ini khususnya desa tegalwangi menganggap wilayah dari tempat ini dianggap suci dan juga sakral hal ini dikarenakan pada zaman dahulu situs megalitik ini dijadikan sebagai tempat untuk melakukan upacara adat dan juga pemakaman dari tokoh sepuh. 

Bagi kalian yang ingin pergi ke Pagaralam dan ingin mendapatkan destinasi baru maka kalian bisa untuk datang ke situs yang ada di desa Tugu ruang ini selain untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian kalian juga dapat Menikmati keindahan alam dari Bukit Barisan dan juga area persawahan yang ada di Kota Pagaralam.

Bahkan gunung Dempo yang ada di Pagaralam telah menjadi juara kedua Sebagai Dataran tinggi yang paling populer yang dianugerahi oleh Pesona indonesia pada sejak tahun 2018. Nah itulah tadi sedikit informasi mengenai salah satu warisan budaya yang ada di kota pagar alam Sumatera Selatan, 

sebagai warisan bersejarah diharapkan masyarakat setempat dapat mempertahankan dan juga melestarikan peninggalan-peninggalan yang ada di wilayah mereka.
Load comments